Terkait pola pengamanan gereja, lanjutnya, akan dilakukan baik secara stasioner maupun mobile.
“Posisi gereja yang ada di wilayah Provinsi Sulut itu saling berdekatan. Sehingga nanti pola pengamanannya dibeberapa gereja yang berdekatan, nanti kita melakukan pengecekan atau sentuhan oleh beberapa anggota secara mobile, melakukan pengecekan dari gereja satu ke gereja lain,” jelas Irjen Pol Setyo Budiyanto.
Senada dengan gubernur, Kapolda juga menerangkan bahwa dalam pengamanan Nataru akan melibatkan sejumlah pihak.
“Prinsipnya ada keterlibatan juga dari ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, termasuk pengelola tempat ibadah. Kita bersama-sama menciptakan suasana perayaan Natal dimana pun, apakah di rumah, di gereja atau di tempat-tempat yang sudah ditentukan, semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata Irjen Pol Setyo Budiyanto.
Dalam kesempatan ini, Irjen Pol Setyo Budiyanto juga turut mengucapkan selamat Natal dan tahun baru kepada masyarakat.
“Kepada seluruh masyarakat Provinsi Sulut, pada kesempatan yang baik ini, pada pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Samrat 2022, secara pribadi dan mewakili Polda Sulut saya mengucapkan, selamat merayakan hari Natal 2022 dan menyambut tahun baru 2023. Mudah-mudahan Tuhan memberkati kita dengan kebaikan sehingga pelaksanaannya semuanya lancar,” tutup Irjen Pol Setyo Budiyanto.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, menambahkan, Operasi Lilin 2022 ini merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan selama 11 hari, mulai 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023 mendatang.
“Dan dalam pelaksanaan Operasi Lilin Samrat 2022 di wilayah Sulut, melibatkan personel pengamanan dari Polri sebanyak 6508 dan TNI 453 personel. Selain itu juga didirikan Pos Pengamanan sebanyak 55 pos, kemudian Pos Pelayanan 46 pos, dan Pos Terpadu 7 pos,” terangnya.
Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, personel tersebut akan ditugaskan di sejumlah titik pengamanan.
“Antara lain di gereja, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, obyek wisata, dan obyek pergantian tahun,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.(*/yud)






