Kapolri Minta Pemetaan Titik Rawan Bencana Demi Kelancaran Nataru

Senin, 22 Desember 2025 - 17:00 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penekanan khusus terhadap kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem serta kesiapsiagaan penanganan bencana, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Pilarportal.com, Semarang Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penekanan khusus terhadap kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem serta kesiapsiagaan penanganan bencana, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Penekanan tersebut disampaikan Kapolri saat melakukan peninjauan kesiapan pelayanan dan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Stasiun Semarang Tawang, Minggu (21/12/2025).

Kapolri mengungkapkan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah diprediksi mengalami curah hujan tinggi hingga sangat tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta gangguan terhadap jalur transportasi darat maupun perkeretaapian.

“Kami harus waspada terhadap potensi curah hujan tinggi dan sangat tinggi, termasuk di Jawa Tengah. Oleh karena itu, kesiapsiagaan penanganan bencana harus benar-benar dipastikan,” ujar Kapolri.

Kapolri menegaskan pentingnya kesiapan satuan tugas (Satgas) gabungan penanganan bencana, baik dari aspek kekuatan personel, ketersediaan sarana dan prasarana, maupun pola bertindak di lapangan.

Ia juga meminta seluruh jajaran untuk melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan bencana yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat serta kelancaran jalur transportasi selama periode Nataru.

“Mitigasi harus disiapkan sejak awal, termasuk rekayasa jalur apabila terjadi gangguan, kesiapan SAR dan evakuasi, hingga penentuan lokasi pengungsian yang aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri turut menerima paparan dari jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang terkait kesiapan operasional angkutan Nataru serta prediksi lonjakan penumpang kereta api.

Kapolri menilai koordinasi lintas sektor menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di tengah tantangan cuaca ekstrem.

“Di tengah ancaman bencana, pelayanan Nataru tetap harus berjalan optimal. Negara harus hadir, dan itu diwujudkan melalui soliditas serta sinergitas Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Kapolri.

Berita Terkait

Briptu EM Gugur Saat Bertugas di Bolmut, Polda Sulut Selidiki Insiden Pengamanan Desa Paku
Wakapolri Buka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026, Libatkan 6.698 Atlet Polri, TNI dan Masyarakat
Kapolsek Aertembaga Juara Domino Kapolres Cup, Wawali Bitung Tembus Final Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna
Presiden Prabowo: Kebebasan Akademik Harus Melahirkan Solusi bagi Bangsa
Presiden Prabowo: Teknologi dan AI Harus Jadi Solusi Atasi Persoalan Bangsa, Bukan Ancaman
Kapolri Ajak Masyarakat Rayakan Hari Bhayangkara ke-80 Lewat Olahraga Bersama di CFD Jakarta
NCB Interpol Indonesia Tangkap Buronan Beijing, Diduga Terlibat Sindikat Scam Internasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 22:50 WITA

Briptu EM Gugur Saat Bertugas di Bolmut, Polda Sulut Selidiki Insiden Pengamanan Desa Paku

Senin, 29 Juni 2026 - 22:07 WITA

Wakapolri Buka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026, Libatkan 6.698 Atlet Polri, TNI dan Masyarakat

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:38 WITA

Kapolsek Aertembaga Juara Domino Kapolres Cup, Wawali Bitung Tembus Final Semarak Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:19 WITA

Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:44 WITA

Presiden Prabowo: Teknologi dan AI Harus Jadi Solusi Atasi Persoalan Bangsa, Bukan Ancaman

Berita Terbaru

Exit mobile version