Manado, Pilarportal.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, PLN menggelar pelatihan aktivasi dan Kode Otorisasi (KO) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bagi pelaku usaha binaan, Jumat (24/4), di Aula Klabat Kantor PLN UID Suluttenggo.
Sebanyak 36 UMKM binaan mengikuti pelatihan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi perpajakan, sekaligus mendukung kemudahan pelaporan pajak secara digital yang lebih transparan dan akuntabel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, PLN menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pajak wilayah Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara.
Materi yang disampaikan mencakup pemanfaatan aplikasi perpajakan terintegrasi Cortex, serta tata cara aktivasi Kode Otorisasi untuk pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.
Dua narasumber, Slamet Dawam selaku Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Indriyanto, membahas secara rinci tahapan aktivasi, regulasi pajak khusus UMKM, hingga teknis pelaporan SPT Tahunan baik untuk wajib pajak orang pribadi maupun badan usaha.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk pendampingan menyeluruh bagi UMKM binaan PLN agar mampu berkembang secara profesional.
“Kami ingin UMKM binaan PT PLN tidak hanya bertahan, tetapi benar-benar naik kelas. Ketaatan terhadap administrasi perpajakan adalah salah satu indikator utama profesionalisme usaha. Melalui pelatihan ini, kami mendorong pelaku usaha agar mampu mengelola pelaporan pajak secara mandiri melalui platform digital,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan DJP menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan berkontribusi bagi perekonomian daerah.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Banyak di antara mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi langsung terkait kendala teknis dalam pelaporan pajak yang selama ini dihadapi.
Selain edukasi perpajakan, PLN juga memperkenalkan solusi digital untuk mendukung operasional UMKM melalui layanan internet broadband dari ICONPLUS, yakni ICONNET.
Layanan ini diharapkan dapat menjadi infrastruktur pendukung bagi pelaku usaha dalam mengembangkan pemasaran digital.
Kegiatan ditutup oleh Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit, yang menegaskan bahwa PLN akan terus memantau perkembangan UMKM binaan pasca-pelatihan.
“Pendampingan tidak berhenti di sini. Kami ingin memastikan setiap mitra binaan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha mereka,” pungkasnya.
Melalui pelatihan ini, PLN berharap UMKM binaan semakin siap menghadapi tantangan digitalisasi, sekaligus menjadi pelaku usaha yang taat pajak dan berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi nasional.















