PilarPortal.com–Minsel-Guna memacu perkembangan lokasi wisata di Kabupaten Minsel instansi teknis dalam hal ini, Dispar Minsel terus berusaha membuatkan/menyiapkan proposal lanjutan pembangunan destinasi wisata bukit Sasayaban.
Adapun proposal yang dimaksud untuk menyampaikan Permohonan Bantuan Dana DAK Tahun 2027, yang akan ditujukkan kepada Kementerian Pariwisata RI dan Bappenas RI.
Dan saat ini instansi teknis dalam persiapan penyusunan proposal DAK ke Kemenpar dan Bappenas RI, dan tentunya terlebih dahulu akan dikordinasikan dengan Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar SH Dan Wabup Purn Brigjen Thedorus Kawatu SIP.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kadis Pariwisata Minsel Evert F Kawalo SE, pembangunan Destinasi Wisata Minsel akan lebih mengarah pada pariwisata berkualitas Dan berkelanjuan (Quality Tourism), makanya instansi teknis berjuang keras untuk menyusun dan menyiapkan proposal guna meloby Bantuan Dana Alokasi Khusus {DAK).
Dengan tujuan melakukan terobosan ke pemerintah pusat dengan program skala berkwalitas, khususnya untuk pengembangan wisata Destinasi bukit Sasayaban guna pembangunan infrastruktur/ wisata sasayaban yang memiliki daya saing dengan Destinasi wisata di kabupaten, provinsi luar Sulut.
Lanjut Kawalo,Dispar Minsel mendukung program unggulan yang fokus pada kualitas, digitalisasi, dan keberlanjutan.
Selain itu pihak instansi teknis akan melakukan terobosan untuk menyampaikan proposal lanjutan ke P3TP Bappenas supaya anggaran objek Destinasi wisata masuk dalam penyusunan rencana destinasi Pusat sehingga destinasi Minsel boleh mendapatkan bantuan dana DAK untuk kelanjutan pembangunan wisata bukit Sasayaban yang berkwalitas.
Juga Dispar Minsel akan melakukan sinergi dengan pemerintah pusat, karena antara pemerintah daerah (Dispar) dengan pusat (Kemenpar/Bappenas) penting untuk memastikan proposal yang diajukan sejalan dengan visi “Indonesia Emas 2045″ dan konsep Quality Tourism.” Intinya Dispar Minsel akan mengajukan proposal lanjutan pembangunan Destinasi wisdata bukit Sasayapan ke Kementerian Pariwisata dan Bappenas RI,” kata Kawalo.((Hanny)























Komentar