Pilarportal.com,Minahasa – Spirit kebersamaan dan persaudaraan branding Minahasa, branding Sulawesi Utara, sekalipun berada dalam berbagai perbedaan agama, suku dan ras, kita tetap menjaga persaudaraan dan kerukunan.
Hal itu dikatakan Pj Bupati Minahasa Noudy Tendean saat menghadiri simulasi Pilkada 2024 di Halaman Kantor KPU Kabupaten Minahasa, Jumat (25/10/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Bupati hal itu tersimbolisasi dalam lambang daerah Manguni Minahasa, I yayat u santi satu hati satu tujuan bersama melaksanakan tugas sesuai dengan kewajiban, salah satunya adalah pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah.
Ia juga mengajak masyarakat Minahasa untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dan stabilitas kabupaten Minahasa sebagai landasan untuk melaksanakan pilkada serentak dengan aman, lancar, demokratis jujur dan adil sesuai dengan hati nurani.
“Mari kita pastikan bahwa tidak ada intimidasi, tidak ada ujaran kebencian, tidak ada saling fitnah, dan tidak ada saling menyudutkan,” kata Bupati.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan, dengan mengedepankan sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan.
“Kita semua adalah bagian dari proses ini. Mari kita jadikan Pilkada sebagai ajang untuk memilih pemimpin yang akan membawa daerah kita ke arah yang lebih baik,” pesannya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen yang terlibat langsung dalam pelaksanaan Pilkada, KPU, Bawaslu, KPPS, PPS, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat, para peserta pemilu partai politik, para calon, para simpatisan untuk bersama-sama menciptakan situasi kondisi yang aman dan stabil demi lancarnya pelaksanaan Pilkada.
“Perbedaan pilihan itu sesuatu yang alamiah, tetapi kita semua sebagai anak bangsa Indonesia yang dipersatukan oleh nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika, berbeda tetapi ada dalam satu kesatuan dalam konteks membangun bangsa, termasuk dalam menentukan pilihan,” ujarnya.
Ia mengatakan, sekalipun ada perbedaan pilihan, namun kita memiliki kewajiban dan hak yang sama sebagai warga negara Indonesia yang punya hak pilih. Jadi, Silahkan menentukan pilihan untuk masa depan Minahasa lima tahun kedepan!
“Kami pemerintah daerah ikut mendukung dan mengawal pelaksanaan Pilkada serentak pada 27 November nanti, dengan leading server adalah KPU sebagai penyelenggara pemilu dan Bawaslu sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam pengawasan untuk kelancaran Pilkada nanti,” pungkasnya. (*)







