Klarifikasi Pihak Sekolah Terkait Kasus Dugaan Bullying di SMPN 2 Sinonsayang

Tambunan : Kami mohon maaf atas kejadian tersebut dan menyampaikan turut berdukacita.

Sabtu, 26 Agustus 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Minsel, Pilarportal.com โ€“ Beredar berita di media sosial, dugaan kasus perundangan bullying di salah satu sekolah SMP kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sangat membuat heboh dunia pendidikan.

Kasus tersebut sementara di tindak lanjuti oleh pemerintah kabupaten Minsel dalam hal ini Dinas Pendidikan.

Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, melalui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Minsel Arthur Tumipa, menjelaskan atas Petunjuk dan arahan Bupati Franky Donny Wongkar, telah dibentuk tim gabungan Dinas Dikbud dan Dinas P3A untuk berkoordinasi dengan Pihak terkait dalam menangani masalah tersebut.

โ€œAtas nama pribadi dan jajaran Dinas Dikbud Minsel kami menyampaikan turut berduka cita buat orang tua dan keluarga dari adik Stoner Siwi. Tuhan kiranya terus menguatkan dan memberikan penghiburan bagi keluarga,โ€ ungkapnya.

โ€œPadahal dalam berbagai kesempatan pak bupati dan kami jajaran Dinas Dikbud Minsel terus menyampaikan, mengingatkan dan mengkampanyekan untuk tidak melakukan Bullying dan hal-hal negatif lainnya dimanapun para siswa berada, apalagi di sekolah,โ€ ujarnya.

โ€œSaya mengajak kita semua untuk ikut mengingatkan dan mengkampanyekan hal ini dalam berbagai kesempatan agar dapat mencegah kejadian seperti ini terjadi lagi,โ€ kunci Tumipa seperti dilansir dari Manado Post online Minsel.

Dugaan almarhum siswa Stoner Siwi meninggal dunia akibat jatuh dari kursi saat kejadian di kelas 8 SMP Negeri 2 Sinonsayang.

Terkait kejadian tersebut pihak sekolah langsung angkat bicara.

โ€œSebenarnya bukan demikian, vidio tersebut sudah lama terjadi sekitar beberapa bulan yang lalu. Setelah diselidiki pihak sekolah, siswa siswi tersebut sedang bersenda gurau satu kelas. Waktu itu mereka masih kelas VIII. Kemudian mereka sekelas sudah saling memaafkan dan berdamai. Itulah alasannya kenapa mereka tidak melaporkan kejadian tersebut kepada guru. Sampai orang tua almarhum juga tidak pernah datang ke sekolah melaporkan kejadian tersebut. Sehari setelah pemakaman almarhum, pihak keluarga datang ke sekolah mencari para siswa yang ada di vidio tersebut, pihak sekolah segera melakukan mediasi disekolah dan kakak almarhum menerima permintaan maaf para siswa siswi. Sekali lagi semua sudah saling memaafkanโ€, ucap Tambunan.

Lanjut kepsek, besok harinya orang tua kedua siswa, Vano Tumida dan Velisa Tunaโ€™i Datang ke sekolah siap meminta maaf dan mediasi lanjut dengan pihak keluarga almarhum Stoner Siwi, tetapi pihak keluarga almarhum menolak melakukan mediasi di sekolah. Namun keluarga almarhum menuntut untuk mediasi dirumah almarhum. Tapi pihak sekolah tidak meluluskan permintaan mereka untuk mediasi dirumah almarhum karena kejadian terjadi di sekolah, juga mengingat sehari sebelumnya pihak keluarga almarhum telah melakukan pengancaman kepada siswa tersebut.

Maka untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pihak sekolah pergi ke rumah keluarga dan meminta mereka datang ke sekolah untuk mediasi.

Pihak keluarga tetap menolak dan mengatakan bahwa jika tuntutan mereka tidak dipenuhi maka mereka akan memuat hal ini di media sosial.

Data yang dihimpun dari pihak sekolah, almarhum sering tidak masuk yang disertai surat dokter. Saat kejadian almarhum masih kelas 8 dan meninggal kelas 9.

โ€œYang saya tahu, anak didik kami tersebut ada menderita penyakit kronis yang menyebabkan almarhum sering tidak masuk sekolah disertakan dengan surat keterangan dokterโ€, jelas Tambunan

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menyampaikan turut berdukacita.

โ€œDoa kami semoga keluarga yang ditinggalkan di berikan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan Yang Maha Kuasaโ€, tutup Jonson Tambunan SPd saat diwawancarai wartawan via media daring WhatsApp.

(Angga/AdminMinsel)

Berita Terkait

Lapas Amurang Panen Padi, Warga Binaan Ikut Kelola Lahan Pertanian
Lapas Amurang Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Cegah Narkoba
Guna Pemenuhan Gizi dan Tekan Stunting Balita, Pemdes Lindangan Gelar Posyandu
Pemdes Tondey Satu Gelar Musdes Perubahan APBDes 2026 dan ๐Œ๐ฎ๐ฌ๐ฒ๐š๐ฐ๐š๐ซ๐š๐ก ๐ƒ๐ž๐ฌ๐š ๐๐ž๐ง๐ž๐ญ๐š๐ฉ๐š๐ง ๐‘๐Š๐๐ƒ๐„๐’ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ•
Empat Siswa SMPN 4 Ambar Raih juara Tinju Antar Pelajar
Pemdes Pakuure Satu Lakukan Pemeliharaan Air Bersih Mengunakan DD 2026
Pemdes Tewasen Bangun Rabat Betton Di jaga Satu Dan Tujuh
KDKMP Awali Doa Bersama Libatkan Pemerintah Desa, Danramil 1302-14/Amurang, Kopdes Dan Warga Rumoong Bawah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:27

Lapas Amurang Panen Padi, Warga Binaan Ikut Kelola Lahan Pertanian

Jumat, 18 September 2026 - 17:51

Lapas Amurang Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Cegah Narkoba

Kamis, 17 September 2026 - 14:33

Guna Pemenuhan Gizi dan Tekan Stunting Balita, Pemdes Lindangan Gelar Posyandu

Selasa, 15 September 2026 - 22:31

Pemdes Tondey Satu Gelar Musdes Perubahan APBDes 2026 dan ๐Œ๐ฎ๐ฌ๐ฒ๐š๐ฐ๐š๐ซ๐š๐ก ๐ƒ๐ž๐ฌ๐š ๐๐ž๐ง๐ž๐ญ๐š๐ฉ๐š๐ง ๐‘๐Š๐๐ƒ๐„๐’ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ•

Selasa, 15 September 2026 - 21:47

Empat Siswa SMPN 4 Ambar Raih juara Tinju Antar Pelajar

Berita Terbaru

Exit mobile version