Jakarta, Pilarportal.com — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pelaksanaan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan berarti. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (26/1/2026).
Kapolri menyampaikan bahwa Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan bagian penting dari upaya Polri menjaga stabilitas keamanan nasional, khususnya dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas akhir tahun dengan rasa aman.
“Selama pelaksanaan Operasi Nataru, situasi berjalan aman dan lancar. Tidak terjadi serangan terorisme karena kami konsisten menjaga zero attack terrorism. Masyarakat dapat beribadah dengan nyaman, dan malam pergantian tahun berlangsung tertib,” ujar Jenderal Sigit di hadapan anggota Komisi III DPR RI.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memaparkan berbagai capaian Polri sepanjang tahun 2025. Ia menyebut, sepanjang tahun lalu Polri telah melaksanakan total 270 operasi kepolisian, baik yang berskala nasional maupun kewilayahan.
Operasi-operasi tersebut mencakup pengamanan kegiatan politik nasional, hari besar keagamaan, agenda internasional Interpol, kejuaraan olahraga dunia, hingga kunjungan resmi tamu negara.
“Sejak Februari hingga Desember 2025 terdapat sembilan kunjungan tamu negara yang diamankan, selain berbagai event nasional dan internasional lainnya,” jelas Kapolri.
Lebih lanjut, Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa keberhasilan pengamanan berbagai agenda besar juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sejumlah event internasional yang diamankan Polri tercatat memberikan kontribusi signifikan terhadap perputaran ekonomi daerah maupun nasional.
Ia mencontohkan pengamanan MotoGP yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah mencapai Rp4,8 triliun, Jakarta E-Prix 2025 sekitar Rp2 triliun, serta arus mudik dan balik Idul Fitri yang memicu perputaran uang sebesar Rp160,3 triliun dari pusat ke daerah.
“Survei Indikator juga menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 80,9 persen terhadap kinerja pengamanan Polri,” tambahnya.
Kapolri menegaskan, Polri akan terus memperkuat strategi pengamanan dan pelayanan publik guna menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya dalam menghadapi agenda nasional maupun internasional di tahun 2026.
