Kecelakaan Maut Bekasi: 14 Tewas, Korlantas Gunakan Teknologi Canggih Ungkap Detik-Detik Tabrakan

Rabu, 29 April 2026 - 21:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan maut antara kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur terus diusut.

Kecelakaan maut antara kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur terus diusut.

Bekasi, Pilarportal.com — Kecelakaan maut antara kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur terus diusut. Sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tragis tersebut.

Untuk mengungkap penyebab pasti, Korlantas Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan menggunakan teknologi canggih Traffic Accident Analysis (TAA) yang mampu merekonstruksi kejadian secara detail.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.50 WIB, saat Kereta Api Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi bertabrakan dengan KRL Commuter Line lintas Kampung Bandan–Cikarang di area Stasiun Bekasi Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe, menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan dua jenis teknologi TAA, yakni statis dan portable.

“Teknologi statis dilengkapi kamera LiDAR dan kamera 360 derajat yang mampu memetakan lingkungan secara menyeluruh. Sedangkan perangkat portable menggunakan drone untuk menghasilkan visualisasi dari sudut pandang udara atau helicopter view dalam bentuk tiga dimensi dengan kualitas 4K,” jelasnya.

BACA JUGA  Perpanjangan SIM Bisa Lewat Aplikasi Digital Korlantas Polri

Menurutnya, hasil rekonstruksi digital tersebut akan menjadi alat bukti elektronik yang sah dalam proses hukum lanjutan.

“Hasilnya akan digunakan dalam penyidikan dan juga disampaikan kepada jaksa penuntut umum hingga hakim sebagai dasar dalam proses persidangan,” tambahnya.

Selain itu, Korlantas juga menyoroti keterlibatan kendaraan taksi berwarna hijau dalam insiden tersebut. Pihaknya akan melakukan evaluasi bersama instansi terkait.

“Kami akan berkoordinasi antara Ditgakkum dan Ditkamsel untuk mengevaluasi kejadian yang melibatkan taksi tersebut, termasuk perusahaan operatornya,” ujarnya.

Ia berharap, tragedi ini menjadi momentum bagi seluruh pihak, termasuk operator perkeretaapian, untuk memperkuat sistem keselamatan dan informasi di lapangan.

“Ke depan kami yakin sistem keselamatan akan semakin diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Saat ini, puluhan korban luka masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

BACA JUGA  Jasa Raharja, Kemenhub, Korlantas, dan Jasa Marga Gelar Doa Bersama Pengamanan Nataru

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)

Editor : Yudi Mintalangi

Berita Terkait

Hari Bhayangkara 2026, Polres Bolmut Serahkan Hasil Bedah Rumah kepada Warga
Biddokkes Polda Sulut dan Polresta Manado Gelar Pengobatan Gratis untuk Buruh
Presiden Prabowo Sebut Jerman Sumber Inspirasi Inovasi dan Teknologi bagi Indonesia
Boni Hargens Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Kawal Gelombang Demo Juni 2026
Aksi Pria Bersenjata Tajam Picu Kepanikan di Mantos, Polisi Bertindak Cepat
Qatar Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia, Prabowo Terima Utusan Emir Qatar
70 Pasangan Ganda Putra Ramaikan Kejuaraan Badminton Kapolda Sulut Cup 2026
Ratusan Pelajar Meriahkan Penyambutan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:52 WITA

Hari Bhayangkara 2026, Polres Bolmut Serahkan Hasil Bedah Rumah kepada Warga

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:01 WITA

Biddokkes Polda Sulut dan Polresta Manado Gelar Pengobatan Gratis untuk Buruh

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:35 WITA

Presiden Prabowo Sebut Jerman Sumber Inspirasi Inovasi dan Teknologi bagi Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Boni Hargens Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Kawal Gelombang Demo Juni 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:49 WITA

Aksi Pria Bersenjata Tajam Picu Kepanikan di Mantos, Polisi Bertindak Cepat

Berita Terbaru