Banjir Rendam 83 Rumah di Boltim, Polisi Terjun ke Lokasi

Sabtu, 29 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir melanda wilayah Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.

Banjir melanda wilayah Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.

Pilarportal.com, Boltim — Banjir melanda wilayah Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 16.30 WITA. Tiga desa terdampak banjir yakni Molobog Timur, Molobog Barat, dan Molobog Induk.

Informasi dari Polres Boltim menyebutkan sekitar 83 rumah warga terendam air bercampur lumpur akibat luapan sungai setelah hujan deras yang turun sejak pukul 14.50 WITA. Diperkirakan lebih dari 80 kepala keluarga (KK) terdampak dalam kejadian tersebut.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, membenarkan peristiwa banjir tersebut. Ia mengatakan sejumlah warga yang terdampak cukup parah telah dievakuasi ke lokasi aman.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, banyak rumah warga terendam lumpur dengan ketinggian air sekitar 20 hingga 60 cm. Kerugian material masih didata,” ujarnya, Jumat (28/11) sore.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Nuangan yang dipimpin Kapolsek Ipda Rommy Pangalila langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan koordinasi awal.

“Petugas melakukan pengamanan wilayah terdampak, pengaturan arus lalu lintas, serta membantu membersihkan rumah warga yang dipenuhi lumpur,” tambah Kombes Pol Alamsyah.

Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan BPBD Boltim dan pemerintah desa untuk langkah penanganan lanjutan, termasuk pendataan korban dan kerusakan.

BACA JUGA  Bidpropam Polda Sulut Tanam Jagung di Lahan Perhutanan Sosial Minut

Petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih berpotensi tinggi.

“Situasi terakhir sudah terkendali dan air mulai surut, namun personel masih melakukan monitoring serta koordinasi untuk memastikan kebutuhan bantuan bagi warga terdampak,” tutupnya.

Berita Terkait

Patroli Rayon Pantera Polresta Manado Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Respons Cepat Laporan Warga Jadi Prioritas
11 Menit Tiba di Lokasi Kebakaran Aspol Pakowa, Polresta Manado Buktikan Kecepatan Layanan Darurat 112/110
Viral! Live Facebook Selamatkan Tiga Nelayan Talaud yang Hanyut Diterjang Gelombang
Kapolres Talaud dan Dandim Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Perbatasan
Polri Siagakan Puluhan Ribu Personel Hadapi Karhutla 2026, Perkuat Patroli hingga Water Bombing
Kebakaran Lahan Kosong di Malalayang Manado Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Cegah Api Meluas
Polisi Tiba 13 Menit, Polsek Wenang Amankan Pria Diduga Mabuk di Manado
Kapolres Talaud Bangun Sinergi Penegakan Hukum dengan PN Melonguane

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:43

Patroli Rayon Pantera Polresta Manado Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Respons Cepat Laporan Warga Jadi Prioritas

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:34

11 Menit Tiba di Lokasi Kebakaran Aspol Pakowa, Polresta Manado Buktikan Kecepatan Layanan Darurat 112/110

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:27

Viral! Live Facebook Selamatkan Tiga Nelayan Talaud yang Hanyut Diterjang Gelombang

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:19

Kapolres Talaud dan Dandim Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Perbatasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:51

Polri Siagakan Puluhan Ribu Personel Hadapi Karhutla 2026, Perkuat Patroli hingga Water Bombing

Berita Terbaru