400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA KTB di Akpol Semarang

Senin, 30 Maret 2026 - 09:47 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko

SEMARANG, Pilarportal.com – Sebanyak 400 siswa terbaik nasional hasil seleksi Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai berdatangan ke Akademi Kepolisian Semarang untuk mengikuti seleksi terpusat yang dijadwalkan berlangsung mulai 31 Maret 2026.

Sebelumnya, SMA Kemala Taruna Bhayangkara telah mengumumkan hasil NST Tahap II yang menetapkan 400 peserta terbaik dari seluruh Indonesia untuk melanjutkan ke tahap akhir. Kehadiran para peserta di Akpol Semarang menjadi penanda dimulainya fase krusial dalam proses seleksi calon siswa unggulan.

Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap I, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II dengan tingkat partisipasi mencapai 88,13 persen dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme serta semangat kompetisi generasi muda dalam mengikuti seleksi berbasis meritokrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan soal berbahasa Inggris, serta kemampuan Bahasa Inggris. Penilaian dilakukan menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) yang memungkinkan pengukuran kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi.

Hasil seleksi menunjukkan tingkat persaingan yang sangat ketat. Skor Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 580. Hanya sekitar 15,1 persen peserta yang masuk kategori Baik hingga Luar Biasa berdasarkan standar prediktif International Baccalaureate (IB).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa seleksi ini mencerminkan sistem yang transparan dan berbasis data.

“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem ini dirancang transparan, objektif, dan mengedepankan meritokrasi. Peserta yang lolos adalah representasi potensi terbaik bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan seleksi terpusat di Akpol Semarang bertujuan memastikan standar penilaian yang sama bagi seluruh peserta sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga proses yang adil dan akuntabel.

Sebanyak 400 peserta tersebut berasal dari 28 provinsi di Indonesia, dengan sebaran terbanyak dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.

Dari sisi komposisi, peserta terdiri dari 251 laki-laki (62,75 persen) dan 149 perempuan (37,25 persen). Sementara berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari SMP negeri (44 persen), swasta kurikulum nasional (42,5 persen), serta swasta kurikulum internasional (13,5 persen).

Pada tahap seleksi terpusat, peserta akan mengikuti berbagai rangkaian tes, mulai dari akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, penelusuran mental kepribadian (PMK), uji kesamaptaan jasmani, Leaderless Group Discussion (LGD), hingga wawancara orang tua dan siswa.

Dari seluruh tahapan tersebut, nantinya akan dipilih sekitar 180 peserta terbaik untuk menjadi siswa angkatan kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Seleksi ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui sistem pendidikan berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berdaya saing global.

Berita Terkait

Boni Hargens Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Kawal Gelombang Demo Juni 2026
Aksi Pria Bersenjata Tajam Picu Kepanikan di Mantos, Polisi Bertindak Cepat
Qatar Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia, Prabowo Terima Utusan Emir Qatar
70 Pasangan Ganda Putra Ramaikan Kejuaraan Badminton Kapolda Sulut Cup 2026
Ratusan Pelajar Meriahkan Penyambutan Presiden Jerman di Istana Merdeka
Presiden Prabowo dan Frank-Walter Steinmeier Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga SDM
Presiden Jerman Kunjungi Jakarta, Polisi Berlakukan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Korlantas Polri Tegaskan Hanya Polri yang Berwenang Terbitkan SIM

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Boni Hargens Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Kawal Gelombang Demo Juni 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:49 WITA

Aksi Pria Bersenjata Tajam Picu Kepanikan di Mantos, Polisi Bertindak Cepat

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:39 WITA

Qatar Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia, Prabowo Terima Utusan Emir Qatar

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:26 WITA

Ratusan Pelajar Meriahkan Penyambutan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:18 WITA

Presiden Prabowo dan Frank-Walter Steinmeier Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga SDM

Berita Terbaru

Exit mobile version