PLN Suluttenggo: RDP Capai 99,56 Persen, Delapan Desa Terluar Jadi Prioritas

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Manager UP2K PLN UID Suluttenggo, Heru Kleitanto Wardono, dalam kegiatan Media Gathering yang digelar di Aula Maesa Kantor PLN UID Suluttenggo, Jalan Bethesda, Manado, Selasa (30/6/2026).

Manager UP2K PLN UID Suluttenggo, Heru Kleitanto Wardono, dalam kegiatan Media Gathering yang digelar di Aula Maesa Kantor PLN UID Suluttenggo, Jalan Bethesda, Manado, Selasa (30/6/2026).

MANADO, Pilarportal.comPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) terus memperkuat komitmennya menghadirkan listrik hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terluar.

Hingga pertengahan 2026, rasio elektrifikasi di Provinsi Sulawesi Utara telah mencapai 99,99 persen.

Capaian tersebut disampaikan Manager UP2K PLN UID Suluttenggo, Heru Kleitanto Wardono, dalam kegiatan Media Gathering yang digelar di Aula Maesa Kantor PLN UID Suluttenggo, Jalan Bethesda, Manado, Selasa (30/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Heru menjelaskan, Rasio Elektrifikasi (RE) PLN Provinsi Sulawesi Utara saat ini tercatat sebesar 99,41 persen, sedangkan Rasio Elektrifikasi Total telah mencapai 99,99 persen.

Sementara itu, Rasio Desa Berlistrik (RDB) PLN mencapai 99,56 persen, sedangkan Rasio Desa Berlistrik Total telah mencapai 100 persen.

Meski demikian, dari total 1.839 desa di Sulawesi Utara masih terdapat delapan desa yang belum teraliri listrik PLN. Seluruhnya berada di dua kabupaten kepulauan terluar Indonesia, yakni Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

BACA JUGA  Kunjungan Paus Fransiskus dan ISF 2024, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

Di Kabupaten Kepulauan Sitaro, desa yang belum berlistrik yakni Desa Laingpatehi dan Desa Pumpente.

Sedangkan di Kabupaten Kepulauan Sangihe meliputi Desa Kahakitang, Dalako Bembanehe, Taleko Batusaiki, Beeng, Rara, dan Para I.

Heru mengatakan, sepanjang tahun 2025 hingga April 2026, UP2K Provinsi Sulawesi Utara telah berhasil melistriki 28 lokasi melalui Program Listrik Desa (Lisdes) yang didanai APBN melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Tahun 2025.

Program tersebut merealisasikan pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 10,27 kilometer, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 23,85 kilometer, serta pembangunan gardu distribusi berkapasitas 800 kVA.

“Program Lisdes merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan akses listrik yang merata hingga ke wilayah terpencil dan kepulauan,” ujar Heru.

Untuk tahun 2026, lanjutnya, PLN kembali mendapat penugasan melalui Program Lisdes APBN yang mencakup pembangunan jaringan kelistrikan di 96 lokasi untuk melayani 3.143 calon pelanggan baru di Sulawesi Utara.

Secara keseluruhan, usulan pembangunan infrastruktur kelistrikan tahun 2026 meliputi pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 37,52 kilometer, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 121,72 kilometer, penambahan kapasitas gardu distribusi sebesar 2.450 kVA, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 1.671 kWp.

BACA JUGA  PLN Gelar Edukasi Bahaya Jaringan Listrik kepada Masyarakat

Menurut Heru, pembangunan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses listrik, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan dan daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Kegiatan Media Gathering tersebut dihadiri General Manager PT PLN (Persero) UID Suluttenggo Usman Bangun, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Bonifatius I.G. Wardhana, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum Dandung Hariwibowo, Manager Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan dan Keamanan Ronggur Leonard Simanjuntak, serta puluhan insan pers dari berbagai media di Sulawesi Utara.

Penulis : Roos Yunita

Editor : Roos Yunita

Berita Terkait

Program TJSL PLN Ubah TPA Kawatuna Jadi Sumber Penghasilan Warga
GM PLN UID Suluttenggo dan Kajati Gorontalo Bahas Program Strategis Kelistrikan
PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Program TJSL, Dorong Pemulihan dan Ekonomi Desa
PLN UP3 Gorontalo Tambah Daya 1.385 kVA untuk Industri Ekspor di Pohuwato
PLN UP3 Tolitoli Bekali 50 Petugas Tingkatkan Layanan Kelistrikan
PIKK PLN UP3 Kotamobagu Edukasi Eco Enzyme, Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Tarif Listrik PLN Juli-September 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat
BPS Ungkap Tren Positif Ekonomi Sulut, Sektor Ekspor dan Pariwisata Jadi Penopang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:16 WITA

Program TJSL PLN Ubah TPA Kawatuna Jadi Sumber Penghasilan Warga

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:50 WITA

GM PLN UID Suluttenggo dan Kajati Gorontalo Bahas Program Strategis Kelistrikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:59 WITA

PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Program TJSL, Dorong Pemulihan dan Ekonomi Desa

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:59 WITA

PLN UP3 Gorontalo Tambah Daya 1.385 kVA untuk Industri Ekspor di Pohuwato

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:42 WITA

PLN UP3 Tolitoli Bekali 50 Petugas Tingkatkan Layanan Kelistrikan

Berita Terbaru