TNI-Polri Gagalkan Penyelundupan 2.900 Kosmetik Ilegal di Perairan Sangihe

Kamis, 30 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TNI dan Polri menggagalkan dugaan penyelundupan 2.900 kemasan kosmetik ilegal jenis Cream Brilliant yang diduga berasal dari Filipina di perairan Kampung Tariang Baru, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

TNI dan Polri menggagalkan dugaan penyelundupan 2.900 kemasan kosmetik ilegal jenis Cream Brilliant yang diduga berasal dari Filipina di perairan Kampung Tariang Baru, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Sangihe, Pilarportal.com Tim gabungan TNI dan Polri menggagalkan dugaan penyelundupan 2.900 kemasan kosmetik ilegal jenis Cream Brilliant yang diduga berasal dari Filipina di perairan Kampung Tariang Baru, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Operasi penindakan dilakukan pada Senin (27/7/2026) malam setelah aparat menerima informasi dari masyarakat mengenai sebuah perahu yang dicurigai membawa barang ilegal dari luar negeri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel gabungan melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur masuk penyelundupan di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina.

Sekitar pukul 23.45 Wita, petugas menemukan sebuah perahu yang membawa puluhan dus kosmetik jenis Cream Brilliant.

Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat 29 dus berisi masing-masing 100 kemasan, sehingga total barang bukti yang diamankan mencapai 2.900 kemasan kosmetik.

Seluruh produk dikemas menggunakan plastik berwarna kuning dan merah.

Selain menyita barang bukti, petugas juga mengamankan perahu pengangkut beserta dua anak buah kapal (ABK) berinisial SK dan GM untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti kemudian dibawa ke Pelabuhan Petta, Kecamatan Tabukan Utara, sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Operasi tersebut melibatkan personel Polri, TNI Angkatan Darat, dan TNI Angkatan Laut Tahuna dalam upaya memperketat pengawasan jalur laut di kawasan perbatasan.

Penyidik kini masih mendalami asal-usul kosmetik ilegal tersebut, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan jaringan penyelundupan lintas negara.

Kasus ini menjadi perhatian karena wilayah perbatasan Indonesia-Filipina kerap dimanfaatkan sebagai jalur masuk barang ilegal melalui jalur laut.

Aparat memastikan pengawasan di kawasan perbatasan akan terus diperketat untuk mencegah masuknya barang ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Patroli Rayon Pantera Polresta Manado Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Respons Cepat Laporan Warga Jadi Prioritas
11 Menit Tiba di Lokasi Kebakaran Aspol Pakowa, Polresta Manado Buktikan Kecepatan Layanan Darurat 112/110
Viral! Live Facebook Selamatkan Tiga Nelayan Talaud yang Hanyut Diterjang Gelombang
Kapolres Talaud dan Dandim Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Perbatasan
Polri Siagakan Puluhan Ribu Personel Hadapi Karhutla 2026, Perkuat Patroli hingga Water Bombing
Kebakaran Lahan Kosong di Malalayang Manado Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Cegah Api Meluas
Polisi Tiba 13 Menit, Polsek Wenang Amankan Pria Diduga Mabuk di Manado
Kapolres Talaud Bangun Sinergi Penegakan Hukum dengan PN Melonguane

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:43

Patroli Rayon Pantera Polresta Manado Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Respons Cepat Laporan Warga Jadi Prioritas

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:34

11 Menit Tiba di Lokasi Kebakaran Aspol Pakowa, Polresta Manado Buktikan Kecepatan Layanan Darurat 112/110

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:27

Viral! Live Facebook Selamatkan Tiga Nelayan Talaud yang Hanyut Diterjang Gelombang

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:19

Kapolres Talaud dan Dandim Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Perbatasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:51

Polri Siagakan Puluhan Ribu Personel Hadapi Karhutla 2026, Perkuat Patroli hingga Water Bombing

Berita Terbaru