Pilarportal.com — Bitung — Isu miring yang beredar terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang menyeret nama boss KM Spob Mary 6, Julianty Saridin akhirnya di luruskan DPD LI BAPAN Sulut.
Pertemuan antara Kepala Badan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) LI BAPAN Sulut, Marthen Sulla bersama owner atau pemilik KM Spob Mary 6, Julianty Saridin, Kamis (30/3/2023) guna meluruskan isu miring yang selama ini jadi sorotan publik.
“Di jelaskan Julianty Saridin kepada saya, bahwa isu miring yang selama ini ditujukan kepadanya (Julianty Saridin) tentang adanya dugaan penyalahgunaan BBM jenis solar tersebut ternyata tidaklah demikian adanya,” tutur Marthen Sulla Kaban DPD LI BAPAN Sulut saat di wawancarai usai pertemuan tersebut.
Semakin tidak mendasar dan memperkeruh isu yang beredar dengan mengatakan bahwa KM Spob Mary 6 tidak mengantongi izin dan telah melakukan kegiatan penyaluran BBM jenis solar yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Jadi KM Spob Mary 6 sudah mempunyai izin. Semuanya sudah sesuai SOP dan idak menyalahi aturan yang berlaku,” tandas Marthen Sulla.
Perlu di ketahui KM Spob Mary 6 merupakan pemasok BBM di wilayah Bolmong. Dengan izin bunker yang di keluarkan oleh Kantor Unit Penyelenggaran Pelabuhan (KUPP) Labuan Uki.
Di tempat yang sama juga selaku owner KM Spob Mary 6, Julianty Saridin mengatakan dengan adanya klarifikasi ini saya berharap sudah tidak ada lagi isu miring yang beredar.
“Dari pertemuan ini kan semuanya jadi jelas, selain itu saya juga berharap agar tidak ada lagi isu miring yang nantinya akan menjadi dugaan atau praktik mafia solar yang mengkait – kaitkan nama saya,” tegas Julianty Saridin.
Ia juga katakan asal usul BBM jenis solar milik dari KM Spob Mary 6, diambil dari agen yang resmi.
“BBM jenis solar yang di dapat dari KM Spob Mary 6 melalui agen yang resmi dan penyalurannya sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.” tutup Julianty Saridin owner atau pemilik Kapal pemasok BBM, KM Spob Mary 6.
Pertemuan sekaligus mengklarifikasi isu miring tersebut juga dihadiri Syahbandar pelabuhan Labuan Uki, serta awak media.
(MI)







