Pilarportal.com,Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon dibawah kepemimpinan Walikota Caroll Joram Azarias Senduk SH dan Wakil Walikota Wenny Lumentut SE, berhasil menurunkan prevalensi stunting di tahun 2022 menjadi 13,7%.
Diketahui yang sebelumnya pada tahun 2021 berada di angka 18,3% sesuai laporan SSGI (Survei Status Gizi Indonesia).
Pencapaian tersebut berhasil menobatkan Kota Tomohon sebagai kota dengan prevalensi stunting terendah di Sulawesi Utara sesuai target Perpres Nomor 72 Tahun 2021. Selasa 21 Maret 2023. di Centra Hotel, Minahasa Utara.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana Daerah (PPKBD) Kota Tomohon, Mareyke Manengkey menyebut, Pemerintah Kota Tomohon terus berupaya menurunkan prevalensi stunting di Kota Tomohon.
“Tahun ini (2023) target 12%, dan pada tahun 2024 target 9.8%,” ujar Manengkey saat mengikuti kegiatan rapat kerja TPPS dan satgas Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulut.
Ia Mareyke menambahkan, Pemerintah kota Tomohon optimis tahun 2024 mencapai target sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
“Angka stunting Kota Tomohon adalah yang terendah di Sulawesi Utara. Kita targetkan ‘zero stunting’ dan dibutuhkan peran serta seluruh masyarakat agar tidak ada lagi anak di Tomohon bermasalah dengan tumbuh kembangnya,” tuturnya.
(DRO)







