Nelayan Asal Melonguane Timur Selamat dari Amukan Gelombang Tinggi

Minggu, 28 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan asal Kelurahan Melonguane Timur ditemukan terdampar di Pantai Ananawo Desa Kalongan Utara Kecamatan Kalongan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu (27/1/2023) sekitar pukul 13.20 Wita.

Nelayan asal Kelurahan Melonguane Timur ditemukan terdampar di Pantai Ananawo Desa Kalongan Utara Kecamatan Kalongan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu (27/1/2023) sekitar pukul 13.20 Wita.

Pilarportal.com — Talaud – Nelayan asal Kelurahan Melonguane Timur ditemukan terdampar di Pantai Ananawo Desa Kalongan Utara Kecamatan Kalongan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu (27/1/2023) sekitar pukul 13.20 Wita.

Nelayan bernama Robert Mokodoto (43), ditemukan pertama kali oleh warga bernama Janwar Tamawiwi dalam keadaan sehat.

Menurut korban, para hari Jumat, 26 Januari 2024 pukul 10.00 Wita, ia pamitan kepada istri untuk pergi melaut di ponton.

Setelah 6 jam melaut, korban melihat perubahan cuaca semakin buruk dan angin semakin kencang. Ia pun langsung melempar seutas tali dan mengikat tali ke bagang untuk mengantisipasi agar tidak hanyut.

Namun pada hari Sabtu, 27 Januari 2024 pukul 02.17 Wita, tali yang diikat di bagang putus dikarenakan gelombang tinggi dan angin kencang sehingga pamboat langsung terbalik, sehingga korban langsung memegang pamboat dan mengikuti arah arus.

Sekitar pukul 12.47 Wita, korban akhirnya melepaskan diri dari pamboat dan berenang menuju daratan dengan menggunakan alat bantu berupa gelon dan seutas tali.

BACA JUGA  Polres Kepulauan Talaud Amankan Pelaku Judi Togel Online di Melonguane Barat

Kapolres Kepulauan Talaud Lewat Kapolsek Lirung AKP Rolli Maholeh membenarkan hal tersebut.

“Bersyukur korban bisa selamat dari gelombang tinggi dan angin kencang di lautan. Saat ini korban sudah kembali ke Melonguane dengan menggunakan spead boat dari pelabuhan depan Kantor Camat Lirung,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada warga agar berhati-hati saat melaut dalam kondisi cuaca yang ekstrem.

“Kami imbau kepada masyarakat nelayan untuk tidak melaut saat gelombang tinggi dan angin Kencang, sehingga tidak terjadi kejadian seperti ini,” pesan Kapolsek.

Berita Terkait

Patroli Rayon Pantera Polresta Manado Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Respons Cepat Laporan Warga Jadi Prioritas
11 Menit Tiba di Lokasi Kebakaran Aspol Pakowa, Polresta Manado Buktikan Kecepatan Layanan Darurat 112/110
Viral! Live Facebook Selamatkan Tiga Nelayan Talaud yang Hanyut Diterjang Gelombang
Kapolres Talaud dan Dandim Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Perbatasan
Polri Siagakan Puluhan Ribu Personel Hadapi Karhutla 2026, Perkuat Patroli hingga Water Bombing
Kebakaran Lahan Kosong di Malalayang Manado Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Cegah Api Meluas
Polisi Tiba 13 Menit, Polsek Wenang Amankan Pria Diduga Mabuk di Manado
Kapolres Talaud Bangun Sinergi Penegakan Hukum dengan PN Melonguane

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:43

Patroli Rayon Pantera Polresta Manado Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Respons Cepat Laporan Warga Jadi Prioritas

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:34

11 Menit Tiba di Lokasi Kebakaran Aspol Pakowa, Polresta Manado Buktikan Kecepatan Layanan Darurat 112/110

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:27

Viral! Live Facebook Selamatkan Tiga Nelayan Talaud yang Hanyut Diterjang Gelombang

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:19

Kapolres Talaud dan Dandim Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Perbatasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:51

Polri Siagakan Puluhan Ribu Personel Hadapi Karhutla 2026, Perkuat Patroli hingga Water Bombing

Berita Terbaru