Aktifitas Kegempaan di Awu Meningkat, Wisatawan di Himbau Tak Lakukan Pendakian

Senin, 12 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe (foto: istimewa)

Sangihe-Pilarportal.com-Akibat aktifitas kegempaan vulkanik gunung api Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe meningkatkan Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Awu, Didi Wahyudi menghimbau agar para wisatawan dan komunitas tidak melakukan aktifitas pendakian.

“Mengingat banyaknya gempa vulkanik, diimbau bagi wisatawan atau para pendaki untuk saat ini jangan dulu beraktivitas ke puncak gunung,” tutur Wahyudi belum lama ini.

Lanjut ia katakan, potensi pembongkaran kubah lava dapat terjadi jika tekanan di dalam sistem magmatik mengalami peningkatan signifikan.

“Potensi bahaya lain berupa emisi gas gunungapi seperti CO, CO2, H2S, N2 dan CH4. Gas-gas tersebut dapat membahayakan jiwa jika konsentrasi yang terhirup melebihi nilai ambang batas aman,” jelasnya

Ia menambahkan, dari hasil pengamatan deformasi dengan menggunakan pemantauan GNSS pada Gunung Awu pada periode 1 Juni 2023 sampai 31 Januari 2024 terdeteksi inflasi (penggembungan) yang mengindikasikan adanya asupan magma yang bergerak menuju permukaan.

“Adanya bahaya gunung Awu yang mungkin terjadi berupa erupsi magmatik eksplosif menghasilkan lontaran material pijar dan/atau aliran piroklastik, magmatik efusif menghasilkan aliran lava, maupun erupsi freatik yang didominasi uap, gas gunungapi maupun material erupsi sebelumnya,” tambah Wahyudi.

Sebelumya, press release oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, mencatat adanya kenaikan kegempaan yang diduga akibat pergerakan magma menuju kedalaman yang lebih dangkal.

Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah Gempa Vulkanik Dangkal (VB). Pada periode tanggal 29 Januari 2024 sampai 8 Februari 2024 (11) hari terekam Gempa VB sebanyak 157 kejadian dan terekam Gempa Vulkanik Dalam (VA) sebanyak 42 kejadian.

Energi gempa mengalami peningkatan yang terdeteksi dari grafik RSAM yang meningkat. Terekam 3 kali Gempa Tremor Frekuensi Rendah dengan frekuensi dominan sekitar 1.5 Hz dan lama gempa 40 105 detik, yang menunjukkan adanya peningkatan gempa-gempa permukaan.

Berita Terkait

PLN UP3 Tahuna Siagakan Personel dan Peralatan Jaga Keandalan Listrik HUT RI ke-81
PLN Pastikan Listrik Andal di Lomba Masamper di Sangihe
PLN UID Suluttenggo Salurkan 215 Paket Sembako untuk Korban Banjir Sangihe, Sekaligus Cek Keandalan Listrik
YBM PLN Penyalur Bantuan Bagi Korban Banjir dan Longsor di Tamako
PLN UP3 Tahuna Pulihkan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Sangihe, 94 Persen Pelanggan Kembali Menyala
Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna
Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif
Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:02

PLN UP3 Tahuna Siagakan Personel dan Peralatan Jaga Keandalan Listrik HUT RI ke-81

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:41

PLN Pastikan Listrik Andal di Lomba Masamper di Sangihe

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:58

PLN UID Suluttenggo Salurkan 215 Paket Sembako untuk Korban Banjir Sangihe, Sekaligus Cek Keandalan Listrik

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:29

YBM PLN Penyalur Bantuan Bagi Korban Banjir dan Longsor di Tamako

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:22

PLN UP3 Tahuna Pulihkan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Sangihe, 94 Persen Pelanggan Kembali Menyala

Berita Terbaru