Masalah Kenakalan Remaja di Sulawesi Utara

Pilarportal.com – Manado – Masa remaja adalah masa yang dianggap paling rawan dalam kehidupan ini. Masa ini merupakan masa menyenangkan dan masa pencarian identitas diri.

Untuk menemukan siapa dirinya, remaja selalu ingin mencoba dan dengan rasa ingin tahu yang besar.

Dilansir dari buku Pendidikan Lingkungan dan Budaya (2006) oleh Mulyadi, keinginan untuk mencoba segala sesuatu yang kadang-kadang menimbulkan kesalahan-kesalahan, yang menyebabkan kekesalan pada lingkungan dan orangtua, Ini disebut dengan kenakalan remaja.

Contoh kenakalan remaja, antara lain seperti tawuran/perkelahian, narkoba, pergaulan bebas, tindakan kriminal, atau membentuk kelompok yang berdampak negatif.

Penyebab kenakalan remaja

1. Faktor Internal
Faktor internal merupakan aspek yang tumbuh karena sifat atau pribadi remaja itu sendiri. Berikut beberapa faktor pendukungnya, antara lain:

A. Gangguan Emosional
Pertama, ada faktor emosional. Remaja yang tidak bisa mengontrol emosionalnya seperti cemas berlebih, depresi, dan mengalami masalah mental lainnya sangat tinggi persentasenya untuk terlibat dalam kasus kenakalan remaja.

Dorongan untuk bertindak nakal pada remaja ini biasanya terjadi karena anak membutuhkan sebuah pelarian atau bentuk mengekspresikan dirinya.

B. Rasa Ingin Tahu yang Kurang Terkontrol
Berikutnya adalah rasa ingin tahu yang terlalu besar tetapi tidak terkontrol. Usia remaja memang masa paling krusial untuk anak mencari tahu karena transisi dari masa anak-anak menuju dewasa.

BACA JUGA  Masalah Lalu Lintas di Sulawesi Utara

Namun, rasa ingin tahu yang tidak terkontrol justru membuat mereka berkecimpung di lingkungan yang merugi. Pasalnya, di usia mereka ini belum berpikir jauh mengenai dampak dan risiko dari perbuatan yang dilakukan.

C. Rasa Rendah Diri yang Terlalu Besar
Kemudian, rasa rendah diri atau minder yang berlebihan. Merasa tidak pantas untuk mendapatkan atau memiliki sesuatu cenderung membuat seseorang memasuki pergaulan yang tidak baik.

Apalagi jika perasaan rendah diri ini mendorong gejala lain seperti overthinking, gangguan kecemasan, depresi, dan stress dengan pikirannya sendiri. Hal-hal seperti ini akan mendorong remaja untuk melakukan kenakalan yang merugikan.

2.Faktor Eksternal
Selain faktor internal, kenakalan pada remaja juga didorong oleh faktor luar atau eksternal. Beberapa penyebabnya antara lain:

A. Pergaulan
Pertama, pengaruh luar yang bisa membawa remaja pada kenakalan tidak terkontrol adalah pergaulan. Di mana, pergaulan sehari-hari yang kurang baik akan memberikan dampak yang sama pada diri remaja.

Hal ini karena remaja pada usia ini mudah sekali terpengaruh daan mengikuti apa yang ada di lingkungan sekitarnya. Apabila lingkungannya terbiasa tawuran, maka laun lambat anak remaja akan turut menirunya.

BACA JUGA  Masalah Lalu Lintas di Sulawesi Utara

B. Media
Selanjutnya adalah media. Remaja cenderung menirukan apa yang dilihat. Saat ini perkembangan media sosial sangat pesat, siapapun bisa dengan mudah mencari video atau bacaan yang diinginkan.

Apabila hal ini tidak dikontrol dengan baik, maka psikologis anak akan terpengaruh. Contoh seperti video atau bacaan pornografi. Terlalu sering melihatnya akan memberikan impact kurang bagus untuk psikologi dan emosional anak.

 C. Keluarga
Terakhir adalah keluarga. Menjadi bagian vital dari perkembangan anak, keluarga merupakan poin terpenting dari pembentukan karakter remaja.

Jika anak berada di keluarga yang kurang kondusif, minim perhatian, dan komunikasi yang terjamin tidak baik, maka hal tersebut bisa membawa anak pada kenakalan yang tidak terkontrol.

Akibat kenakalan remaja
Kenakalan remaja mengakibatkan kerugian. Kerugian tersebut antara lain:

  • Merugikan diri sendiri

Remaja yang melakukan kenakalan dapat merugikan dirinya sendiri. Seperti melakukan kebut-kebutan di jalan raya akibatnya adalah kecelakaan berkendaraan. Menggunakan obat terlarang dapat merusak moral, mental, dan kesehatan, malas belajar, dan hukuman penjara

  • Merugikan keluarga

Kerugian-kerugian akibat perbuatan negatif remaja, yakni merugikan keluarga. Biaya yang sudah dikeluarkan orang tua untuk masa depan remaja menjadi sia-sia.  Apabila remaja harus menjalani rehabilitasi akibat narkoba, akan menghabiskan harta dan mengakibatkan kebangkrutan keluarga. Selain itu, keluarga juga harus menanggung malu akibat kenakalan anaknya.

  • Merugikan orang lain
BACA JUGA  Masalah Lalu Lintas di Sulawesi Utara

Perbuatan negatif remaja juga dapat merugikan orang lain, seperti remaja melakukan pencurian dan penodongan yang merugikan orang lain. Remaja melakukan kebut-kebutan dapat menyenggol atau menabrak orang lain. Remaja melakukan tawuran di jalan dapat melukai, bahkan menghilangkan nyawa orang lain.

  • Merugikan bangsa dan negara

Remaja merupakan generasi penerus bangsa. Ketika suatu negara tidak mempunyai generasi muda yang berkualitas, negara tersebut tinggal menunggu kehancurannya. Padahal, nasib dan masa depan bangsa dan negara terletak di generasi muda.

Itulah beberapa penjelasan mengenai apa itu kenakalan remaja, contoh kenakalan remaja, penyebab kenakalan remaja, dan akibat/dampak dari kenakalan remaja. Perlu adanya peran aktif dari Pemerintah untuk mengawasi Tindakan/perilaku remaja Indonesia agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja serta memberikan fasilitas bagi para remaja menyalurkan bakat dan minat nya.

 

~ Dedi Kurniawan, SH.~
Mahasiswa pada Program Studi Magister Hukum
Universitas Negeri Manado di Tondano

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *