Sinergi Pemkab dan TP PKK Minahasa: Wujudkan Generasi Emas Melalui Penanganan Stunting

Rabu, 15 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memperkuat strategi percepatan penanganan stunting dengan memprioritaskan peran aktif keluarga dan optimalisasi sumber daya lokal.

Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memperkuat strategi percepatan penanganan stunting dengan memprioritaskan peran aktif keluarga dan optimalisasi sumber daya lokal.

Pilarportal.com, MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memperkuat strategi percepatan penanganan stunting dengan memprioritaskan peran aktif keluarga dan optimalisasi sumber daya lokal.

Komitmen ini ditegaskan dalam Workshop Percepatan Penanganan Stunting yang diselenggarakan di Balai Desa Tonsea lama, Tondano Utara, pada Rabu (15/10/2025).

​Ketua TP PKK Minahasa, Martina Watok Dondokambey-Lengkong, memaparkan tugas konkret yang diemban kader PKK di lapangan. Ia menekankan bahwa pencegahan stunting dimulai dari masa kehamilan dan pola asuh.

​”Tugas pokok PKK adalah memastikan setiap ibu hamil melakukan pemeriksaan minimal enam kali, termasuk edukasi pentingnya dua kali pemeriksaan oleh dokter dengan USG. Ini krusial untuk memantau kesehatan janin,” ujar Martina.

​Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya asupan gizi berkualitas, khususnya protein hewani seperti telur, ikan, ayam, dan daging, untuk anak di atas enam bulan. “Kader PKK harus menyosialisasikan ini sekaligus melawan mitos yang salah mengenai gizi,” tegasnya.

​Untuk solusi gizi di tingkat keluarga, PKK mengaktifkan gerakan pemanfaatan pekarangan melalui Pokja 3, mendorong masyarakat untuk ternak ayam dan kolam lele sebagai sumber protein hewani yang mudah dijangkau dari halaman rumah.

BACA JUGA  Bupati Robby Dondokambey Beri Dukungan 7 Kafilah Minahasa STQH

Ia juga mengingatkan ibu untuk aktif membaca Kartu Menuju Sehat (KMS) dan mewaspadai jika garis pertumbuhan anak mendatar atau menurun sebagai sinyal bahaya.

​Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, MSi, yang bertindak sebagai narasumber, menyoroti penanganan stunting sebagai isu fundamental yang memengaruhi kualitas generasi masa depan.

​”Stunting bukan hanya tentang kondisi fisik anak yang pendek, tetapi berkaitan erat dengan kemampuan kognitif, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Demi kepentingan Indonesia Emas 2045, kita harus menyiapkan generasi potensial,” tegas Sekda Lynda Watania.

​Ia menekankan bahwa upaya penurunan stunting membutuhkan kerja kolaboratif lintas sektor. “Bupati memiliki fungsi mengoordinasikan, tetapi yang akan bergerak adalah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sampai ke tingkat desa/kelurahan.

Ibu-ibu PKK adalah yang paling tahu persis karakteristik desa, remaja, hingga keluarga-keluarga baru, sehingga perannya sangat strategis,” tambahnya.

​Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt. Camat Tondano Utara, Drs. Lexie S.J. Korengkeng, M.T., menegaskan komitmen Pemkab untuk menjadikan daerah bebas stunting pada tahun 2045.

BACA JUGA  Teken Pakta Integritas, ini Harapan Bupati Minahasa

​Komitmen ini diwujudkan melalui kerja nyata, mulai dari perencanaan, intervensi gizi spesifik dan sensitif, hingga pemantauan berkesinambungan. Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program prioritas pemerintah, seperti Kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

​”Penanganan stunting bukan hanya urusan gizi, tetapi juga tanggung jawab moral dan sosial kita bersama dalam mempersiapkan masa depan anak-anak Minahasa,” tutupnya

Berita Terkait

Sidak Pajak, Pemkab Minahasa: Usaha Menunggak Terancam Ditutup
Menjaga Ideologi, Pemkab Minahasa Refleksikan Nilai Kesaktian Pancasila
Kalapas Tondano Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Jajaran
Lanjuti Arahan Megawati, RD Pastikan DPC PDI-P Minahasa Terus Bergerak Untuk Kesejahteraan Rakyat
Vanda Sarundajang Sukses Kawal Konsolidasi Akbar PDI Perjuangan Se-Sulut, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati
Unima Cup 2026 Resmi Digelar, Jadi Wadah Pengembangan Olahraga Prestasi Pecatur Tanah Air
Sah! DPRD dan Pemkab Minahasa Setujui Ranperda Perubahan ABPD 2026
Wabup Vanda Sarundajang, Hadiri Paripurna Istimewa HUT Provinsi Sulut ke-62 di DPRD Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:05

Sidak Pajak, Pemkab Minahasa: Usaha Menunggak Terancam Ditutup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:12

Menjaga Ideologi, Pemkab Minahasa Refleksikan Nilai Kesaktian Pancasila

Selasa, 29 September 2026 - 11:10

Kalapas Tondano Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Jajaran

Jumat, 25 September 2026 - 23:38

Lanjuti Arahan Megawati, RD Pastikan DPC PDI-P Minahasa Terus Bergerak Untuk Kesejahteraan Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 23:18

Vanda Sarundajang Sukses Kawal Konsolidasi Akbar PDI Perjuangan Se-Sulut, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!