Maju di Pilhut Desa Pineleng Dua, Nicolaus Tangapo Usung Visi Transparansi Pengelolaan Keuangan Desa

Pilarportal.com,PINELENG – Nicolaus Tangapo, satu dari sejumlah nama yang masuk bursa bakal calon Hukum Tua (Kuntua) di Desa Pineleng Dua, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, resmi mendaftar.

Mantan anggota Panwas Desa Pineleng Dua ini punya visi, misi besar soal pengelolaan keuangan di Desa. Termasuk pemberdayaan masyarakat menuju Desa Pineleng Dua yang lebih baik, sejahtera, transparan, adil dan makmur.

Ditemui wartawan usai pendaftaran Kamis 16 April tadi malam di kediamannya, ia ditanya banyak hal. Termasuk tujuan dan niatnya maju sebagai calon Kumtua Desa Pineleng Dua.

Niko berharap pembangunan Desa Pineleng Dua lebih adil dan merata. Tidak terkecuali pengelolaan manajemen pemerintahan desa yang profesional serta transparansi pengelolaan keuangan desa.

“Saya punya mimpi, kedepan manajemen Pemerintahan Desa itu lebih profesional, pengelolaan keuangan desa lebih transparan serta adil. Perangkat desa dibekali pengetahuan, sumberdaya ditingkatkan. Termasuk kesejahteraan ditingkatkan, agar mereka bekerja profesional dan terarah,” ujarnya kepada media ini.

Begitu juga dengan pemberdayaan pemuda di desa lewat Karang Taruna. Wadah ini kata Niko harus hidup dan berkembang, sehingga generasi muda di Desa Pineleng Dua memiliki peran dalam hal pembangunan.

BACA JUGA  Menjadi Pendaftar Pertama, Nicolaus Tangapo Resmi Daftar Calon Hukum Tua Desa Pineleng Dua

“Begitu juga dengan manajemen pengelolaan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa). Kalau dikelolah dengan profesional dan transparan, pasti akan ada hasil dan rakyat bisa merasakan hasilnya,” paparnya Niko.

Diakhir wawancara, Niko berharap proses pemilihan Kumtua Desa Pineleng Dua boleh berjalan dengan lancar juga aman. Antar pendukung tidak saling menghina, apalagi sampai berujung fitnah dengan melempar informasi dan isu-isu perpecahan sesama warga masyarakat.

“Torang jaga sama-sama ini desa. Jangan sampai hanya karena proses demokrasi ini, lalu sudara basudara, teman dan teman, birman dengan birman so nyanda baku tegur. Kalo ada isu, kabar yang belum jelas jangan langsung ambil kesimpulan. Dicek dulu, benar atau tidak,” ucapnya.

Kata Niko, hal itu perlu disampaikan, sebab kabar hoax dan isu-isu liar kerap kali menyerangnya. Termasuk bakal ada pergantian seluruh Perangkat Desa dan Kader Posyandu jika dirinya terpilih. Isu ini semakin masif dan terkesan sengaja dihembuskan ke masyarakat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Mari torang berdemokrasi dengan sehat dan benar. Torang satu kampung harus saling memberikan pengetahuan yang benar, apa itu pemilihan Kumtua. Ini proses memilih Kumtua, bukan pergantian perangkat desa. Justru kesejahteraan mereka itu harus diperhatikan, sebab perangkat desa, kader posyandu adalah motor penggerak roda organisasi pemerintah desa agar bisa berjalan selaras dengan Pemerintah Kabupaten dan Provinsi,” tandasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *