Poso, Pilarportal.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan keadilan energi hingga ke wilayah terpencil.
Melalui program Light Up The Dream, PLN berhasil melakukan penyambungan listrik gratis untuk dua rumah ibadah di Desa Kalemago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada 21 April 2026.
Program ini merupakan wujud kepedulian sosial para pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri, termasuk fasilitas umum seperti rumah ibadah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak dua gereja menerima bantuan sambungan listrik berdaya 900 VA, yakni Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Kalemago dan Gereja Toraja Mamasa Jemaat Sion Maholo.
Kehadiran listrik ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dalam beribadah sekaligus mendukung berbagai aktivitas sosial masyarakat yang berpusat di gereja.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar bantuan teknis, tetapi juga bentuk nyata kepedulian kemanusiaan.
“Penyambungan listrik gratis ini adalah wujud kehadiran PLN bagi masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan terang yang memberi manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PLN memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat listrik tanpa terkecuali.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menyebutkan bahwa Desa Kalemago dipilih karena kebutuhan mendesak akan akses energi di wilayah tersebut.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga membawa semangat dan harapan baru bagi jemaat serta masyarakat sekitar,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran PLN ULP Donggala, aparat desa, serta pengurus gereja yang menyambut program tersebut dengan penuh antusias.
Kepala Desa Kalemago, Otniel Tatumpe, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut selama ini aktivitas ibadah sering terkendala akibat keterbatasan listrik.
“Bantuan ini adalah jawaban atas doa kami. Kini kegiatan ibadah, sekolah minggu, hingga aktivitas sosial dapat berjalan lebih baik, terutama pada malam hari,” tuturnya.
Program Light Up The Dream menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menghadirkan terang hingga ke pelosok negeri, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses energi yang merata.















