BGN Ungkap Menu MBG yang Berisiko Picu Gangguan Pencernaan pada Anak

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Contoh menu BGN.(Foto Antara)

Contoh menu BGN.(Foto Antara)

Jakarta, Pilarportal.com Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap sejumlah menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan pada anak sekolah.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang mengatakan hasil evaluasi tim pemantauan menemukan beberapa makanan yang rentan memicu mual, muntah, diare, hingga sakit perut.

Menurutnya, menu soto menjadi salah satu makanan yang paling sering menimbulkan gangguan pencernaan pada siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyebabnya karena masih ada kondimen mentah seperti kol, seledri, dan tauge. Selain itu kuah yang sudah dingin berpotensi terkontaminasi bakteri,” ujar Nanik, Senin (20/5/2026).

Ia menjelaskan, saat kuah dingin dicampur dengan bahan mentah, risiko kontaminasi bakteri E-Coli meningkat sehingga dapat memicu diare pada anak dengan daya tahan tubuh rendah.

Selain soto, BGN juga menyoroti menu nasi kuning, nasi uduk, dan nasi goreng yang mudah basi jika tidak ditangani dengan baik.

Jenis makanan berbahan mi juga dinilai berisiko, terutama mi goreng yang dicampur langsung dengan sayuran dalam proses memasaknya.

BACA JUGA  Komisi IX DPR RI Bersama BGN Kembali Gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Minahasa

BGN turut menemukan ayam suwir sebagai salah satu menu dengan risiko tertinggi menyebabkan keracunan makanan.

Hal itu diduga karena penggunaan ayam yang kurang segar serta proses pengolahan yang tidak higienis.

“Sering kali ayam disuwir tanpa menggunakan sarung tangan dan diproses sejak sore hari sehingga meningkatkan risiko kontaminasi,” jelasnya.

Makanan yang menggunakan berbagai jenis saus juga dinilai rawan menyebabkan gangguan pencernaan karena dimasak kurang matang dan dikonsumsi dalam waktu terlalu lama.

Sementara itu, menu ayam bakar dan ikan barbeque disebut berpotensi memicu mual dan muntah akibat proses pembakaran yang tidak matang sempurna hingga ke bagian dalam.

BGN menegaskan untuk sementara sejumlah menu tersebut belum direkomendasikan dalam program MBG sebelum seluruh dapur SPPG memiliki tenaga masak yang benar-benar memahami standar keamanan pangan.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)

Editor : Yudi Mintalangi

Berita Terkait

Wamenkes Dante Soroti Bahaya Polusi Udara, Dorong Integrasi Data Kesehatan dan Kualitas Udara
May Day 2026: Polda Sulut Hadir Lewat Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Luncurkan Quick Wins 100 Hari, Layanan PANDAWA Kini Bisa Diakses 24 Jam
Wamenkes RI Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Saat Kunjungan ke Polda Sulut
Brimob Polda Sulut Donorkan Darah untuk Warga Terdampak Banjir di Sitaro
Kasdam XIII/Merdeka Hadiri Donor Darah HUT ke-80 Persit KCK
DPR Pastikan Layanan PBI BPJS Tetap Berjalan 3 Bulan
Bapelkum Bitung Cek Kesehatan Massal Pegawai

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:56 WITA

BGN Ungkap Menu MBG yang Berisiko Picu Gangguan Pencernaan pada Anak

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:13 WITA

Wamenkes Dante Soroti Bahaya Polusi Udara, Dorong Integrasi Data Kesehatan dan Kualitas Udara

Senin, 4 Mei 2026 - 12:14 WITA

May Day 2026: Polda Sulut Hadir Lewat Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Rabu, 15 April 2026 - 22:15 WITA

BPJS Kesehatan Luncurkan Quick Wins 100 Hari, Layanan PANDAWA Kini Bisa Diakses 24 Jam

Rabu, 8 April 2026 - 20:16 WITA

Wamenkes RI Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Saat Kunjungan ke Polda Sulut

Berita Terbaru

Pendidikan

Pangdam Mirza Lantik 354 Prajurit Muda di Secata Rindam Bitung

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:20 WITA