Kodaeral VIII dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat, KRI Selar-879 Dikerahkan

Selasa, 23 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kodaeral VIII bersama Bank Indonesia resmi melepas pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 dari Dermaga Satuan Patroli Kodaeral VIII, Kota Bitung, Selasa (23/6/2026).

Kodaeral VIII bersama Bank Indonesia resmi melepas pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 dari Dermaga Satuan Patroli Kodaeral VIII, Kota Bitung, Selasa (23/6/2026).

MANADO, Pilarportal.com – Kodaeral VIII bersama Bank Indonesia resmi melepas pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 dari Dermaga Satuan Patroli Kodaeral VIII, Kota Bitung, Selasa (23/6/2026).

Pelepasan ekspedisi dipimpin langsung oleh Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Joko Supratikto dan Kepala Biro Perekonomian Pemprov Sulut Reza A.W. Dotulung.

Dalam misi tersebut, TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI Selar-879 sebagai sarana transportasi untuk mendukung distribusi uang Rupiah ke sejumlah pulau yang memiliki keterbatasan akses transportasi.

Kapal perang tersebut akan membawa tim kas keliling Bank Indonesia guna menyediakan layanan penukaran uang layak edar bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Dankodaeral VIII menegaskan bahwa sinergi TNI AL dan Bank Indonesia merupakan langkah strategis dalam menjaga kedaulatan Rupiah sekaligus memastikan layanan keuangan menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Menurutnya, kehadiran negara melalui distribusi uang layak edar menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat di daerah terpencil dan terluar.

Selain mendistribusikan uang Rupiah, tim ekspedisi juga akan menarik uang tidak layak edar yang masih beredar di masyarakat.

Kegiatan ini turut disertai edukasi mengenai pentingnya cinta, bangga, dan paham Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa dan alat pemersatu nasional.

Dankodaeral VIII juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan keselamatan selama pelayaran.

Pelepasan ekspedisi ditandai dengan pemasangan rompi peserta kepada perwakilan tim serta penghormatan kepada KRI Selar-879 sebelum memulai pelayaran.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Sulawesi Utara, pejabat Koarmada II, jajaran Kodaeral VIII, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan program rutin Bank Indonesia yang bertujuan menjaga ketersediaan uang Rupiah di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

PLN Nyalakan Harapan Keluarga Prasejahtera di Desa Tule
PLN UP3 Tahuna Dorong Pengolahan Sampah Organik
Razia Prajurit TNI, Pomdam XIII/Mdk Periksa SIM hingga STNK
Kodaeral VIII Genap Setahun, Perkuat Pengabdian di Wilayah Utara
Pratu Arif Bawa Kodam XIII/Mdk Raih Juara II PSM TNI AD
Ponton Hanyut, Nelayan Asal Minut Ditemukan Anggota TNI AL Selamat di Perairan Tagulandang
Pangdam XIII/Merdeka: TIFF Jadi Ruang Promosi Potensi Sulut
PLN Targetkan Listrik di Bunaken Normal, Perbaikan Pembangkit Terus Dikebut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:02

PLN Nyalakan Harapan Keluarga Prasejahtera di Desa Tule

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:19

PLN UP3 Tahuna Dorong Pengolahan Sampah Organik

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:55

Kodaeral VIII Genap Setahun, Perkuat Pengabdian di Wilayah Utara

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:11

Pratu Arif Bawa Kodam XIII/Mdk Raih Juara II PSM TNI AD

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:12

Ponton Hanyut, Nelayan Asal Minut Ditemukan Anggota TNI AL Selamat di Perairan Tagulandang

Berita Terbaru

PLN UP3 Tahuna mendorong budaya peduli lingkungan melalui Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik, Senin (11/8/2026).

Ekonomi

PLN UP3 Tahuna Dorong Pengolahan Sampah Organik

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:19