Sinergi Posal Kwandang dan Aparat Gabungan Gagalkan Pengiriman Bahan Kimia Berbahaya di Gorut

Rabu, 22 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan Pengamanan Pos TNI AL (Posal) Kwandang bersama sejumlah instansi berhasil menggagalkan upaya pengiriman bahan kimia berbahaya jenis CN atau sianida di Pelabuhan Kelas III Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Tim Gabungan Pengamanan Pos TNI AL (Posal) Kwandang bersama sejumlah instansi berhasil menggagalkan upaya pengiriman bahan kimia berbahaya jenis CN atau sianida di Pelabuhan Kelas III Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Gorontalo Utara, Pilarportal.com – Tim Gabungan Pengamanan Pos TNI AL (Posal) Kwandang bersama sejumlah instansi berhasil menggagalkan upaya pengiriman bahan kimia berbahaya jenis CN atau sianida di Pelabuhan Kelas III Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Pengungkapan tersebut dilakukan saat pemeriksaan terhadap KM Sabuk Nusantara 97 yang melayani rute Tol Laut Kwandang-Buol hingga tujuan akhir Sebatik, Selasa (21/7/2026).

Operasi tersebut melibatkan Posal Kwandang, Bea Cukai Gorontalo, Polres Gorontalo Utara, Balai Kekarantinaan Kesehatan Gorontalo, serta UPP Kelas III Kwandang.

Kadispen Kodaeral VIII Letkol Laut (P) Andreas Suko Riyanto, S.H., mengatakan pengungkapan bermula dari informasi intelijen terkait dugaan pemuatan bahan kimia berbahaya melalui kapal penumpang.

Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan melakukan pengawasan terhadap aktivitas bongkar muat dan keberangkatan kapal.

“Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 300 kilogram sianida yang dikemas dalam 10 karung dan dua dus,” ujar Andreas.

Barang tersebut diduga akan dikirim tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku.

Dari hasil pemeriksaan awal, barang bukti yang diamankan memiliki nilai ekonomis sekitar Rp300 juta.

BACA JUGA  KRI Bima Suci Tinggalkan Bitung, Akhiri Misi Muhibah dan Open Ship di Sulawesi Utara

Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Pos TNI AL Kwandang untuk proses penanganan lebih lanjut.

“Barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Polres Gorontalo Utara, sementara pemilik barang masih dalam proses pendalaman,” ungkap Kadispen.

Keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti kuatnya sinergi antarinstansi dalam mencegah peredaran bahan kimia berbahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar jajaran TNI AL terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum.

Melalui pengawasan terpadu di wilayah pelabuhan dan perairan Indonesia, TNI AL berkomitmen menjaga keamanan, keselamatan, serta melindungi kepentingan nasional.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Kasad Dorong Transformasi Sishankamrata Aktif
Pangdam XIII/Mdk dan Forkopimda Sulut Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026 di Megamas
KRI Bima Suci Tinggalkan Bitung, Akhiri Misi Muhibah dan Open Ship di Sulawesi Utara
Jelang Praspa 2026, 899 Capaja Akademi TNI Rampungkan Pendidikan
Membludak! Hari Terakhir Open Ship KRI Bima Suci Dipadati Warga
Pangdam Mirza Agus: Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Menjaga Keamanan dan Pembangunan Sulut
KRI Bima Suci Sambut Siswa SMP Hang Tuah Manado, Tanamkan Cinta Maritim dan Bela Negara
Dankodaeral VIII ke Prajurit KRI Bima Suci-945: Jaga Disiplin, Profesionalisme dan Kekompakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:08

Sinergi Posal Kwandang dan Aparat Gabungan Gagalkan Pengiriman Bahan Kimia Berbahaya di Gorut

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:15

Kasad Dorong Transformasi Sishankamrata Aktif

Senin, 20 Juli 2026 - 10:43

Pangdam XIII/Mdk dan Forkopimda Sulut Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026 di Megamas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:51

KRI Bima Suci Tinggalkan Bitung, Akhiri Misi Muhibah dan Open Ship di Sulawesi Utara

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:06

Jelang Praspa 2026, 899 Capaja Akademi TNI Rampungkan Pendidikan

Berita Terbaru