2 Warga Binaan Lapas Tondano Terima Pengurangan Masa Hukuman Khusus Hari Waisak

Senin, 1 Juni 2026 - 06:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,TONDANO – Perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026 menjadi momen penuh makna bagi dua warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Buddha di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano. Pada Minggu (31/5/2026).

Keduanya menerima Remisi Khusus Keagamaan sebagai bentuk penghargaan dari negara atas perilaku baik dan kesungguhan dalam mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Penyerahan remisi dilaksanakan di Aula Dr. Sahardjo Lapas Tondano dalam suasana khidmat dan tertib.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan surat keputusan kepada para penerima remisi.

Kepala Lapas Kelas IIB Tondano, Yulius Jum Hertantono, melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasibinapigiatja), Joutje E. Sinaulan, turut membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menegaskan pentingnya remisi sebagai bagian dari sistem pembinaan pemasyarakatan.

Pada peringatan Waisak tahun ini, kedua warga binaan menerima Remisi Khusus I (RKI) masing-masing selama satu bulan setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administratif dan substantif yang ditetapkan.

BACA JUGA  Langka Tegas Lapas Tondano dan Polres Minahasa Gelar Penggeledahan Gabungan

Pemberian remisi tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan hak warga binaan, tetapi juga merupakan wujud apresiasi negara terhadap mereka yang menunjukkan perubahan sikap dan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Lapas Tondano berharap pemberian remisi ini dapat menjadi dorongan bagi seluruh warga binaan untuk terus berperilaku positif, mematuhi aturan, serta aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang telah disediakan.

Melalui momentum Hari Raya Waisak 2570 BE, Lapas Tondano kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial, sehingga warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif. (*)

 

Berita Terkait

Wakili Bupati di Kendari, Wabup Vasung Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Se-Sulawesi
Komarudin Watubun ​Buka Soekarno Cup dan Fun Walk 2026 di Minahasa
Di Bawah Kepemimpinan RD-Vasung, Pemkab Minahasa Raih WTP Ke-12 Berturut-turut
Enam Hari Hilang, Queentania Akhirnya Ditemukan di Dekat Air Terjun Paris
DPRD Minahasa Gelar Paripurna Bahas Pergantian Pimpinan Sisa Masa Jabatan 2024-2029
Bupati Robby Dondokambey Tanam Cabai Rawit di Desa Parepei, Strategi Minahasa Kendalikan Inflasi Daerah
Vanda Sarundajang GENCARKAN Ingin UMKM Minahasa Bersaing Global
Pencarian Queentania Makal di Air Terjun PARIS Masuki Hari Ketiga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:54 WITA

2 Warga Binaan Lapas Tondano Terima Pengurangan Masa Hukuman Khusus Hari Waisak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:02 WITA

Wakili Bupati di Kendari, Wabup Vasung Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Se-Sulawesi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:57 WITA

Komarudin Watubun ​Buka Soekarno Cup dan Fun Walk 2026 di Minahasa

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:42 WITA

Di Bawah Kepemimpinan RD-Vasung, Pemkab Minahasa Raih WTP Ke-12 Berturut-turut

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:07 WITA

Enam Hari Hilang, Queentania Akhirnya Ditemukan di Dekat Air Terjun Paris

Berita Terbaru