Manado, Pilarportal.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Utara bersama PMI Kota Manado menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran di Kelurahan Wanea, Kecamatan Wanea, Kota Manado.
Kebakaran yang terjadi pada Kamis sore, 29 Juli 2026, menghanguskan 10 unit rumah warga di Lingkungan I Kelurahan Wanea, tepatnya di sekitar Asrama Polisi Pakowa.
Musibah tersebut menyebabkan 25 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 49 jiwa kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka habis dilalap api.
Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat warga panik. Kondisi cuaca panas dan kering akibat fenomena El Nino turut mempercepat penyebaran api, terlebih sebagian besar bangunan yang terbakar berbahan kayu.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materi karena sebagian besar barang berharga milik warga tidak berhasil diselamatkan.
Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, PMI Sulut dan PMI Kota Manado menyerahkan bantuan berupa hygiene kit (perlengkapan mandi dan kebutuhan kebersihan) serta terpal untuk membantu kebutuhan awal para korban.
Ketua PMI Provinsi Sulawesi Utara periode 2026–2031, Kolonel CKM (Purn) dr. Fredrik P. Demmassabu, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian PMI terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar PMI. Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi ini diberikan dengan tulus untuk membantu pemulihan para korban pasca kebakaran,” ujar Fredrik.
Ia menjelaskan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki tugas membantu pemerintah dalam berbagai situasi kebencanaan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut hadir Wakil Ketua PMI Sulut Bidang Hukum, John Jesky Sada, S.H., Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Ventje Yacob, Ketua Bidang Aset, Usaha dan Prasarana Marcela Nurya Loing, S.E., serta jajaran pengurus PMI Sulut.
Turut hadir Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim dr. Gloria V. Pandean, Sekretaris PMI Sulut Gelendy Morten Lumingkewas, S.H., M.H., staf PMI Sulut, serta perwakilan PMI Kota Manado Tommy Rumba.
PMI Sulut berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban para keluarga korban dalam memenuhi kebutuhan pasca bencana.
Selain memberikan bantuan, Ketua PMI Sulut juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau panjang akibat dampak El Nino.
“Mari bersama menjaga lingkungan, tidak membakar sampah sembarangan, dan menggunakan air secara bijak, terutama air sumur agar tidak terjadi pemborosan,” pesannya.
Untuk mendukung pelayanan masyarakat selama musim kemarau, PMI Provinsi Sulawesi Utara telah menyiapkan dua unit mobil tangki air serta dua kendaraan pick up untuk membantu distribusi air bersih di wilayah Sulawesi Utara.
PMI Sulut menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan dan bantuan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana maupun membutuhkan pertolongan kemanusiaan.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM

Komentar Batalkan balasan