Presidium Masyarakat Adat Talaud: Pj. Bupati Talaud Membangkang Instruksi Gubernur Sulut

Sabtu, 3 Mei 2025 - 15:02 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kristian Bastian Aesong

Pilarportal.com, Melonguane – Akhir-akhir ini, Pj. Bupati Kepulauan Talaud menjadi sorotan publik.

Pasalnya, pejabat yang saat ini juga menjabat sebagai Asisten II Setda Provinsi Sulawesi Utara tersebut dinilai mengambil kebijakan yang bertentangan dengan aturan, terutama terkait penonaktifan salah satu kepala dinas yang masih menjalani proses hukum.

Menurut sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, terdapat empat kepala dinas lain yang proses hukumnya justru sudah masuk tahap penyidikan dan hampir ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak dinonaktifkan oleh Pj. Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya adalah Fransiskus Manumpil.

Di luar polemik tersebut, Pj. Bupati Talaud kembali menuai kritik karena dinilai terang-terangan melawan kebijakan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, yang telah melarang penggunaan mobil patwal oleh 15 penjabat bupati dan wali kota di Sulawesi Utara.

Tokoh adat Talaud, Kristian Bastian Aesong, menyayangkan sikap Pj. Bupati yang dianggap tidak etis dan tidak mencerminkan penghormatan terhadap arahan pimpinan provinsi.

“Ini salah satu bentuk perlawanan terhadap kebijakan Gubernur yang mengedepankan efisiensi dan penghematan anggaran,” ujar Kristian, yang kerap disapa KBA.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya adalah warga yang taat aturan dan berharap Gubernur Sulawesi Utara mengambil tindakan tegas atas sikap Pj. Bupati Talaud yang dinilai membangkang.

“Apalagi saat ini beliau juga sedang dalam proses pemeriksaan di Polda Sulawesi Utara,” tutup KBA.(red)

 

Berita Terkait

Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif
Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau
Imigrasi Tahuna dan Aparat Gabungan Sisir Tambang Bowone, Tidak Ditemukan WNA Ilegal
Cek Lapangan Tambang Bowone, Imigrasi Tahuna Pastikan Tidak Ada Warga Asing
Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sangihe Libatkan WNA, ini Penjelasan Imigrasi Sulut
Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung
Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe
Pesan Pangdam Mirza untuk Prajurit Sangihe: Tentang Pengabdian, Disiplin, dan Harga Diri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 19:47 WITA

Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:52 WITA

Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:31 WITA

Imigrasi Tahuna dan Aparat Gabungan Sisir Tambang Bowone, Tidak Ditemukan WNA Ilegal

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:46 WITA

Cek Lapangan Tambang Bowone, Imigrasi Tahuna Pastikan Tidak Ada Warga Asing

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:39 WITA

Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sangihe Libatkan WNA, ini Penjelasan Imigrasi Sulut

Berita Terbaru

Exit mobile version