Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Perubahan APBD Sulut Harus Berdampak bagi Rakyat

Kamis, 3 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu 2/9.(ist)

Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu 2/9.(ist)

MANADO, Pilarportal.com – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu (2/9/2026).

Rapat tersebut digelar dalam rangka penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Paripurna juga dirangkaikan dengan penyampaian laporan kinerja alat kelengkapan DPRD serta laporan pelaksanaan reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026.

Agenda tersebut sekaligus menandai penutupan Masa Persidangan Ketiga dan pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius mengapresiasi pimpinan dan anggota DPRD Sulut atas kerja sama selama proses pembahasan perubahan KUA dan PPAS 2026.

Menurut Yulius, kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dalam menyelaraskan kebijakan anggaran dengan kondisi dan kebutuhan pembangunan daerah.

“Sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD di Sulawesi Utara berjalan dinamis, matang dan berorientasi pada kepentingan rakyat serta kemajuan daerah,” ujar Yulius.

Ia menjelaskan, perubahan KUA dan PPAS diperlukan untuk menyesuaikan kebijakan anggaran dengan dinamika ekonomi dan kondisi pendapatan daerah.

BACA JUGA  Gubernur Yulius Selvanus Rotasi Tiga Pejabat, Dorong Birokrasi Lebih Profesional dan Responsif

Selain itu, perubahan anggaran juga mempertimbangkan efisiensi belanja serta kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak.

Yulius menegaskan, anggaran daerah harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, pembangunan infrastruktur, pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Pemerintah Provinsi Sulut juga mendorong agar anggaran dapat menjadi stimulus bagi pengembangan UMKM, pertanian, perikanan, pariwisata dan investasi.

Di sisi lain, Yulius menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip good governance dan clean government.

Prinsip akuntabilitas, transparansi serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kata dia, harus menjadi bagian penting dalam pengelolaan anggaran.

Terkait hasil reses anggota DPRD Sulut, Gubernur memastikan berbagai aspirasi masyarakat akan menjadi bahan dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

Ia menegaskan aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi harus diselaraskan dengan program pembangunan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

“Kami berkomitmen menjadikan aspirasi rakyat sebagai kompas dalam menetapkan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di seluruh penjuru Sulawesi Utara,” tegas Yulius.

BACA JUGA  Sulut Riset dan Inovasi Expo 2025: Gubernur Yulius Dorong Hilirisasi Riset, Startup Get Sayor Jadi Sorotan

Gubernur kemudian mengajak jajaran eksekutif dan legislatif memperkuat koordinasi dalam menjalankan program pembangunan.

Menurutnya, sinergi antara Pemprov Sulut dan DPRD menjadi kunci agar kebijakan anggaran benar-benar mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

I Gusti Bagus: Wartawan Adalah Mitra Imigrasi
Pangdam Mirza Ajak Media Perkuat Sinergi dan Sebarkan Informasi Positif
Pemprov Sulut Salurkan 18.200 Liter Air Bersih ke Manado Tua
Imigrasi Sulut Perketat Pengawasan WNA di Likupang dan Pulau Bangka
1.119 Titik Panas Terdeteksi di Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Perintahkan Siaga Karhutla
KPK Dorong Komunikasi Publik di Sulut Jadi Senjata Cegah Korupsi
HUT ke-81 RI, 1.874 Warga Binaan di Sulut Terima Remisi
Imigrasi Perkuat Pencegahan TPPO di Perbatasan Sulawesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:05

Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Perubahan APBD Sulut Harus Berdampak bagi Rakyat

Selasa, 1 September 2026 - 12:37

I Gusti Bagus: Wartawan Adalah Mitra Imigrasi

Selasa, 1 September 2026 - 11:13

Pangdam Mirza Ajak Media Perkuat Sinergi dan Sebarkan Informasi Positif

Selasa, 1 September 2026 - 06:47

Pemprov Sulut Salurkan 18.200 Liter Air Bersih ke Manado Tua

Selasa, 1 September 2026 - 06:23

Imigrasi Sulut Perketat Pengawasan WNA di Likupang dan Pulau Bangka

Berita Terbaru

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast. (sumber ANTARA)

Polri

Polda Jatim Perkuat Patroli Cegah Karhutla

Kamis, 3 Sep 2026 - 07:22