Satgas Kompi Zeni TNI Jadi IEC Paling Produktif di Republik Demokratik Kongo

Sabtu, 4 Maret 2023 - 07:53 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Kongo — Mission de l’Organisation des Nations Unies pour la stabilisation en République démocratique du Congo (Monusco) memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih, kepada Kompi Zeni (Kizi) TNI Konga XX-S atau Indonesian Engineering Company (IEC) yang telah memberikan dengan menjadi Military Engineering Company (MEC), yang paling produktif dan tidak pernah menolak tugas yang diberikan dalam pelaksanaannya selama enam bulan terakhir, yang telah melakukan 1 key task, 8 major tasks, dan 42 minor tasks.

Demikian dikatakan Chief Force Engineers (CFE), Lieutnant Colonel Zhang Shiyue saat konferensi BIMEC (Biannual Integrated Military Engineers Conference) yang diselenggarakan oleh MONUSCO di Markas Besar FIB (Force Intervention Brigade) Beni, Republik Demokratik Kongo, Kamis (2/3/2023).

Dalam kesempatan itu, CFE menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada kontingen Indonesia yang sangat produktif melakukan pekerjaan konstruksi, dibandingkan dengan NEC (Nepal) melakukan 1 key task, 6 major tasks, dan 33 minor tasks; sedangkan BEC (Banglades) melakukan 1 key task, 7 major tasks, dan 20 minor tasks; sementara itu CEC (Cina) melakukan 2 key tasks, 4 major tasks, dan 14 minor tasks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat BIMEC berlangsung, Komandan Satgas Kizi TNI Letkol Czi Bambang Santoso menjelaskan kendala yang terjadi selama pekerjaan berlangsung di antaranya cuaca, gangguan milisi ilegal, tidak adanya perlindungan dan pengawalan, serta keterlambatan pengiriman material dan logistik.

“Kami selalu siap melaksanakan tugas apapun seperti yang telah direncanakan untuk IEC, yaitu memperbaiki jalan sejauh 70 km dari Eringeti sampai Komanda, namun kami butuh perlindungan tim escort yang kuat karena wilayah tersebut merupakan daerah berbahaya karena banyaknya milisi yang sering melakukan penyerangan, perampokan, penculikan, dan pembunuhan di wilayah tersebut,” tegas Letkol Czi Bambang Santoso.

BIMEC dilaksanakan dengan tujuan untuk mengevaluasi semua pekerjaan yang telah dilaksanakan MEC selama enam bulan terakhir, dan membahas rencana tugas untuk enam bulan ke depan di bidang konstruksi zeni, seperti pembuatan dan pemeliharaan jalan, landasan udara, dan jembatan.

Dalam konferensi tersebut juga dibahas permasalahan dari masing-masing kontingen, untuk dicarikan solusi dalam rangka mendukung kesuksesan misi pemeliharaan perdamaian di Republik Demokratik Kongo.(*/yud)

Berita Terkait

Pemerintah Prioritaskan Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T dalam Program MBG
Polda Jawa Barat Periksa Kejiwaan Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Pacar
Dirjen Imigrasi Dorong Penguatan Perbatasan dan Pengawasan WNA di Forum ASEAN
Presiden Prabowo Tegaskan Perang Lawan Korupsi, 5 Juta Hektare Sawit Bermasalah Diambil Alih Negara
Menpora: Nobar Piala Dunia 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM Daerah
Dirjen Imigrasi Lantik Pejabat Baru, Perkuat Tata Kelola dan Integritas Layanan
Mendagri: Presiden Prabowo Prioritaskan Program Perumahan untuk Rakyat
Forum HAM PBB: Indonesia Dorong Program Pangan Bergizi untuk Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:41 WITA

Pemerintah Prioritaskan Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T dalam Program MBG

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:17 WITA

Polda Jawa Barat Periksa Kejiwaan Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Pacar

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:29 WITA

Dirjen Imigrasi Dorong Penguatan Perbatasan dan Pengawasan WNA di Forum ASEAN

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:02 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Perang Lawan Korupsi, 5 Juta Hektare Sawit Bermasalah Diambil Alih Negara

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:14 WITA

Menpora: Nobar Piala Dunia 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM Daerah

Berita Terbaru

Exit mobile version