Diskusi Energi di Manado: Optimisme Swasembada Era Prabowo

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Moderator Steve Kolibu, Pakar Energi REYNALDO J. SALIKI, S.PD., M.SC., PH.D, Pakar Kebijakan Publik DR. ANGGELA A. ADAM, S.E., M.M, Pengamat Ekonomi DR. ROBERT R. WINERUNGAN, M.SI, saat diskusi di ALLUR COFFE Manado, RABU, 4 MARET 2026.(Foto:Yudi/pilar)

Moderator Steve Kolibu, Pakar Energi REYNALDO J. SALIKI, S.PD., M.SC., PH.D, Pakar Kebijakan Publik DR. ANGGELA A. ADAM, S.E., M.M, Pengamat Ekonomi DR. ROBERT R. WINERUNGAN, M.SI, saat diskusi di ALLUR COFFE Manado, RABU, 4 MARET 2026.(Foto:Yudi/pilar)

Manado, Pilarportal.com – Diskusi bertajuk “Swasembada Energi di Era Prabowo, Sekadar Wacana atau Sudah Terencana?” digelar di Allur Coffee Manado, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini dimoderatori Steve Kolibu dan diikuti puluhan jurnalis media cetak, online, serta elektronik di Sulawesi Utara.

Energi: Pasokan, Akses, Harga dan Lingkungan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pakar Energi, Reynaldо J. Saliki, S.Pd., M.Sc., Ph.D menegaskan bahwa pembahasan energi tidak bisa dilepaskan dari empat aspek utama, yakni ketersediaan pasokan, akses masyarakat, keterjangkauan harga, serta keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, bauran energi Indonesia saat ini masih didominasi energi fosil, sementara porsi energi terbarukan masih sangat kecil.

Kondisi ini menjadi tantangan besar jika Indonesia ingin benar-benar mencapai swasembada energi dan mengurangi ketergantungan impor.

Ia juga menyinggung dampak gejolak perang di Timur Tengah yang memengaruhi rantai pasok global, termasuk suplai bahan bakar minyak (BBM) ke Indonesia.

Ekonomi dan Ketergantungan Impor Energi

Pengamat Ekonomi, Dr. Robert R. Winerungan, M.Si menilai kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan energi yang cukup.

“Pendapatan yang meningkat pasti disertai kebutuhan yang meningkat, termasuk kebutuhan energi,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa meskipun Indonesia tercatat melakukan ekspor di sektor energi, pada kenyataannya Indonesia masih mengimpor, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Hal ini menjadi paradoks yang harus dibenahi melalui kebijakan strategis pemerintah.

Salah satu langkah yang disorot adalah program pemerintahan Presiden Prabowo dalam memperluas pembangunan kilang untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri.

Setelah sekian puluh tahun minim pembangunan kilang, di era Presiden Prabowo mulai dilakukan pembangunan fasilitas produksi baru sebagai upaya mengurangi ketergantungan impor BBM.

Masuk dalam Asta Cita dan Roadmap Energi Nasional

Pakar Kebijakan Publik, Dr. Anggela A. Adam, S.E., M.M menyampaikan bahwa isu energi masuk dalam kerangka Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo.

Ia menilai program swasembada energi bukan sekadar wacana, melainkan sudah masuk dalam perencanaan strategis nasional.

Indonesia, kata dia, pernah sukses mencapai swasembada pangan, dan swasembada energi diyakini dapat menyusul dengan komitmen dan konsistensi kebijakan.

Menurutnya, peresmian kilang besar untuk produksi serta pelantikan Dewan Energi Nasional yang fokus menyusun roadmap energi menjadi langkah konkret menuju kemandirian energi.

“Dengan upaya-upaya pemerintah ini, saya optimistis dalam beberapa tahun ke depan Indonesia bisa mencapai swasembada energi,” tegasnya.

Optimisme dan Tantangan

Diskusi tersebut menyimpulkan bahwa swasembada energi di era Presiden Prabowo bukan sekadar wacana, melainkan sudah masuk dalam perencanaan melalui pembangunan kilang, penguatan kelembagaan energi, serta penyusunan roadmap nasional.

Namun demikian, tantangan tetap besar, mulai dari dominasi energi fosil, ketergantungan impor, hingga dinamika geopolitik global yang memengaruhi pasokan dan harga energi.

Puluhan jurnalis yang hadir turut mengapresiasi diskusi ini sebagai ruang intelektual untuk mengawal kebijakan energi nasional agar benar-benar berpihak pada kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Polda Sulut Sesalkan Aksi Anarkis Saat Demo Mahasiswa di Deprov
Hari Lingkungan Hidup 2026, PLN UP3 Palu Tanam 1.000 Mangrove
Dari Gerobak ke Gerai Modern, PLN Bantu UMKM Es Buah di Palu Bangkit dan Naik Kelas
PLN Pulihkan 97 Persen Listrik Pascagempa M6,7 di Sulawesi Tengah
PLN dan Pemprov Sulteng Percepat Listrik Desa, Target Elektrifikasi 100 Persen pada 2027
HUT Kemerdekaan Filipina ke-128, Imigrasi Sulut Terima Apresiasi
PLN UP3 Tahuna Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Kepulauan Sangihe
YSK Sambut Gubernur Akmil di Wisma Negara Bumi Beringin

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:41 WITA

Hari Lingkungan Hidup 2026, PLN UP3 Palu Tanam 1.000 Mangrove

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:27 WITA

Dari Gerobak ke Gerai Modern, PLN Bantu UMKM Es Buah di Palu Bangkit dan Naik Kelas

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:25 WITA

PLN Pulihkan 97 Persen Listrik Pascagempa M6,7 di Sulawesi Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:42 WITA

PLN dan Pemprov Sulteng Percepat Listrik Desa, Target Elektrifikasi 100 Persen pada 2027

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:57 WITA

HUT Kemerdekaan Filipina ke-128, Imigrasi Sulut Terima Apresiasi

Berita Terbaru

Lionel Messi kembali menorehkan sejarah dalam karier gemilangnya setelah mencetak hat-trick saat membawa Argentina mengalahkan Aljazair dengan skor 3-0 pada laga pembuka Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026).

Olahraga

Lionel Messi Torehkan Sejarah Baru Bersama Argentina

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:23 WITA

Timnas Portugal gagal meraih kemenangan pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang Republik Demokratik Kongo dengan skor 1-1 di NRG Stadium, Houston, Kamis (18/6/2026).

Olahraga

Timnas Portugal Ditahan Imbang Kongo 1-1 di Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:15 WITA