Palu, Pilarportal.com – 3 Maret 2026 – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan inovasi teknologi di Sulawesi Tengah.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) strategis bersama Universitas Tadulako melalui Fakultas Teknik.
Prosesi penandatanganan yang berlangsung pada Selasa (24/2) tersebut dilakukan langsung oleh Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, dan Dekan Fakultas Teknik Untad, Ir. Andi Arham Adam, S.T., M.Sc (Eng)., Ph.D., serta disaksikan jajaran manajemen PLN dan pimpinan jurusan di lingkup Fakultas Teknik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari roadmap besar PLN dalam menghadapi tantangan transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE).
“Transformasi sektor ketenagalistrikan bergerak sangat cepat, terutama dengan masuknya teknologi energi terbarukan dan digitalisasi sistem distribusi. Melalui sinergi dengan Universitas Tadulako, kami ingin memastikan inovasi PLN mendapat dukungan riset kuat dari akademisi. Kami membangun ekosistem di mana riset kampus tidak berhenti di perpustakaan, tetapi diimplementasikan langsung untuk menjaga keandalan listrik di Sulawesi Tengah,” tegas Usman.
Ia menambahkan, peran Untad sebagai institusi pendidikan terbesar di wilayah Sulawesi Tengah sangat krusial dalam mencetak teknokrat muda yang siap mengelola infrastruktur energi masa depan.
Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, menjelaskan bahwa MoA ini akan ditindaklanjuti dengan program konkret yang menyentuh aspek operasional dan pengembangan talenta.
“Kami tidak hanya bicara di atas kertas. Implementasi kerja sama ini mencakup program magang bersertifikat bagi mahasiswa, riset bersama terkait stabilitas tegangan, hingga pengembangan aplikasi berbasis teknologi informasi untuk efisiensi layanan pelanggan. PLN UP3 Palu siap menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik untuk menguji teori dalam kondisi lapangan nyata,” ujar Ansar.
Menurutnya, kolaborasi ini juga diharapkan mampu menghadirkan solusi teknis atas tantangan geografis sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah, sehingga layanan kepada masyarakat semakin andal dan berkelanjutan.
Dekan Fakultas Teknik Untad, Ir. Andi Arham Adam, menyambut positif sinergi tersebut. Ia menilai kerja sama ini akan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.
“Dunia kampus membutuhkan masukan dari praktisi industri agar kurikulum tetap relevan dan link and match dengan kebutuhan pasar. Dengan dukungan PLN UP3 Palu, mahasiswa akan memahami standar operasional industri energi terkini. Ini langkah besar untuk melahirkan solusi kreatif bagi persoalan kelistrikan di daerah,” ungkapnya.
Penandatanganan MoA ini diharapkan menjadi pionir kolaborasi berkelanjutan antara dunia industri dan akademisi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah melalui pelayanan kelistrikan yang lebih cerdas, efisien, dan berorientasi masa depan.

Komentar Batalkan balasan