Piala Dunia 2026 Cetak Rekor Bisnis, FIFA Raup Rp246 Triliun dari Turnamen Sepak Bola Dunia

Kamis, 23 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Piala Dunia 2026 tidak hanya mencatat sejarah dari sisi olahraga, tetapi juga menjadi pencapaian besar dalam industri bisnis sepak bola dunia.

Jakarta, Pilarportal.com Piala Dunia 2026 tidak hanya mencatat sejarah dari sisi olahraga, tetapi juga menjadi pencapaian besar dalam industri bisnis sepak bola dunia.

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) membukukan pendapatan sebesar US$15,2 miliar atau sekitar Rp246,2 triliun sepanjang penyelenggaraan turnamen tersebut.

Jumlah tersebut menjadi pendapatan tertinggi dalam sejarah Piala Dunia, bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan edisi sebelumnya di Qatar pada 2022.

Lonjakan pemasukan FIFA dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari bertambahnya jumlah pertandingan, meningkatnya nilai hak siar, dukungan sponsor global, hingga penjualan tiket pertandingan.

Pada Piala Dunia 2026, jumlah laga meningkat menjadi 104 pertandingan, setelah format turnamen diperluas dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

Selain itu, status tuan rumah bersama Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko turut memberikan dampak besar terhadap nilai komersial turnamen.

Pasar olahraga di Amerika Utara menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan nilai bisnis Piala Dunia 2026.

Pendapatan terbesar FIFA berasal dari sektor hak siar, sponsor, serta pemasukan tiket yang meningkat seiring tingginya antusiasme penonton di berbagai negara.

FIFA menyebut sebagian pendapatan tersebut akan digunakan untuk mendukung perkembangan sepak bola global melalui program bantuan kepada asosiasi sepak bola nasional di berbagai belahan dunia.

Dengan capaian tersebut, PialaDunia 2026 semakin menegaskan bahwa ajang sepak bola terbesar dunia bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga industri global dengan nilai ekonomi yang sangat besar.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

PLN Bangun Gudang Kacang dan Jalan Paving, Perkuat Ketahanan Pangan dan Mobilitas Warga Tilihuwa
PLN UP3 Tolitoli Bersama YBM Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Panasakan
PLN Bersama YBM, PIKK dan Danantara Bantu Perlengkapan Belajar Anak di Tolitoli
PLN UID Suluttenggo Kembangkan Budidaya Spirulina di Minut, Dorong Ekonomi Warga Lewat Electrifying Agriculture
Panen Raya 50 Hektare di Tapadaka Timur, Pangdam Soroti Kesejahteraan Petani
Program TJSL PLN Ubah TPA Kawatuna Jadi Sumber Penghasilan Warga
PLN UP3 Kotamobagu Salurkan Program TJSL, Dorong Pemulihan dan Ekonomi Desa
PLN UP3 Tolitoli Bekali 50 Petugas Tingkatkan Layanan Kelistrikan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:15

Piala Dunia 2026 Cetak Rekor Bisnis, FIFA Raup Rp246 Triliun dari Turnamen Sepak Bola Dunia

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:15

PLN Bangun Gudang Kacang dan Jalan Paving, Perkuat Ketahanan Pangan dan Mobilitas Warga Tilihuwa

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:52

PLN UP3 Tolitoli Bersama YBM Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Panasakan

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:24

PLN Bersama YBM, PIKK dan Danantara Bantu Perlengkapan Belajar Anak di Tolitoli

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:56

PLN UID Suluttenggo Kembangkan Budidaya Spirulina di Minut, Dorong Ekonomi Warga Lewat Electrifying Agriculture

Berita Terbaru

Exit mobile version