Wakapolri Tutup Pendidikan Sespim Polri 2026, 418 Perwira Resmi Lulus

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo resmi menutup pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7/2026).

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo resmi menutup pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7/2026).

JAKARTA, Pilarportal.comWakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo resmi menutup pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri Tahun Anggaran 2026 di Sespim Lemdiklat Polri, Jumat (3/7/2026).

Sebanyak 418 peserta didik dinyatakan lulus dan siap kembali bertugas sebagai calon pemimpin Polri di berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia.

Para lulusan terdiri dari 57 peserta Sespimti Polri Dikreg ke-35, 201 peserta Sespimmen Polri Dikreg ke-66, 35 peserta Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan ke-3, dan 125 peserta Sespimma Polri Angkatan ke-75.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa kelulusan bukan menjadi akhir proses pendidikan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar sebagai pemimpin di institusi Polri.

“Kelulusan ini merupakan awal pengabdian dan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan berintegritas,” kata Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Ia menilai tantangan tugas kepolisian semakin kompleks seiring perubahan situasi global, perkembangan teknologi, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik.

BACA JUGA  Wakapolri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Perkuat Transformasi SDM Polri

Karena itu, setiap lulusan dituntut mampu menghadirkan kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat.

Menurut Wakapolri, stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional, termasuk ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, hingga pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, ancaman kejahatan siber, penyebaran hoaks, disinformasi, dan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) juga menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, para perwira diminta meningkatkan kemampuan di bidang Artificial Intelligence (AI), analisis data, dan Open Source Intelligence (OSINT).

“Pemimpin Polri masa depan harus mampu membaca perubahan zaman, menguasai teknologi, serta mengambil keputusan secara cepat dan tepat berbasis data,” ujarnya.

Wakapolri juga mengingatkan bahwa ancaman radikalisme dan terorisme masih berkembang, terutama melalui ruang digital yang menyasar generasi muda.

Ia meminta seluruh lulusan memperkuat deteksi dini, meningkatkan kontra narasi, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan nasional.

Dalam kesempatan itu, Komjen Pol. Dedi juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat sebagai modal utama institusi Polri.

BACA JUGA  Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” Diberikan ke Dubes RI untuk Inggris, Jadi Media Diplomasi Kuliner

Ia mengutip hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan tingkat optimisme publik terhadap kinerja Polri mencapai 82,4 persen.

“Setiap tindakan, keputusan, dan sikap saudara akan mencerminkan kehormatan institusi. Pegang teguh integritas, junjung profesionalisme, dan berikan pelayanan yang humanis,” tegasnya.

Pendidikan Sespim Polri 2026 juga melibatkan peserta dari berbagai institusi, seperti TNI, Kejaksaan Agung, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta dua peserta dari Timor Leste.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus memperluas perspektif kepemimpinan para peserta.

Pada penutupan pendidikan, Polri turut memberikan penghargaan kepada peserta berprestasi dari setiap jenjang pendidikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan kepemimpinan selama mengikuti pendidikan.

Wakapolri berharap seluruh lulusan dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Dansat Brimob Polda Sulut Resmikan Jembatan Bhayangkara Merah Putih di Airmadidi Bawah
Wakapolda Sulut dan Pangdam XIII/Mdk Perkuat Sinergitas TNI-Polri Lewat Olahraga Bersama
Kortas Tipikor Polri Dapat Dukungan DPR Usut Korupsi Batu Bara
Resmi Berganti, AKBP Novrial Alberti Kombo Jabat Kapolres Tomohon, Gantikan AKBP Nur Kholis
Polda Sulut Bongkar Pabrik Senjata Tajam Ilegal, Polisi Putus Jalur Pasokan Pelaku Kriminal
Kapolda Sulut Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Tekankan Polisi Presisi Layani Masyarakat
Ditlantas Polda Sulut Resmikan Bedah Rumah Warga di Malalayang
Polri Bangun Laboratorium Sosial Sains, Siapkan Pemimpin Masa Depan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:28 WITA

Dansat Brimob Polda Sulut Resmikan Jembatan Bhayangkara Merah Putih di Airmadidi Bawah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:14 WITA

Wakapolda Sulut dan Pangdam XIII/Mdk Perkuat Sinergitas TNI-Polri Lewat Olahraga Bersama

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:26 WITA

Kortas Tipikor Polri Dapat Dukungan DPR Usut Korupsi Batu Bara

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:51 WITA

Resmi Berganti, AKBP Novrial Alberti Kombo Jabat Kapolres Tomohon, Gantikan AKBP Nur Kholis

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:23 WITA

Polda Sulut Bongkar Pabrik Senjata Tajam Ilegal, Polisi Putus Jalur Pasokan Pelaku Kriminal

Berita Terbaru