Cegah Demensia, Tenaga Kesehatan Haji Ajak Jemaah Bersosialisasi

Selasa, 6 Juni 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cegah Demensia, Tenaga Kesehatan Haji Ajak Jemaah Bersosialisasi/Kemenkes RI/

Cegah Demensia, Tenaga Kesehatan Haji Ajak Jemaah Bersosialisasi/Kemenkes RI/

Pilarportal.com – Madinah – Jumlah jemaah haji lanjut usia (Lansia) atau usia di atas 60 tahun mencapai 45% dari 200 ribuan kuota Jemaah haji tahun ini.

Salah satu penyakit yang rentan terjadi pada Lansia adalah demensia.

Berdasarkan laporan petugas pelayanan kesehatan haji Kementerian Kesehatan, ada sejumlah jemaah haji Lansia mengalami demensia setelah tiba di Madinah.

Tenaga kesehatan haji pun segera melakukan pendampingan kepada pasien hingga pulih dan mengajak untuk bersosialisasi dengan rekan jemaah yang lain untuk mencegah demensia.

Kabid Kesehatan PPIH Arab Saudi dr. M. Imran mengatakan terkait dengan jemaah haji Lansia yang mengalami disorientasi seperti kasus jemaah haji minta pulang saat di pesawat.

Kemudian ada beberapa kasus jemaah haji yang sudah tiba di Tanah Suci masih menganggap berada di kampungnya, biasanya terjadi karena demensia.

Demensia biasanya diikuti dengan gangguan cara berpikir, seperti disorientasi tempat, disorientasi waktu, dan disorientasi orang-orang di sekitarnya.

Gejala-gejala yang bisa terlihat di awal biasanya seperti mudah lupa, terutama untuk kejadian-kejadian yang baru saja dialami.

BACA JUGA  Dua Rumah Sakit Arab Saudi di Madinah Siap Layani Jemaah Haji Indonesia

Kemudian sulit mempelajari hal baru, sulit konsentrasi, termasuk sulit mengingat waktu dan tempat, terutama setelah mereka berpindah dari kampungnya ke embarkasi atau ke Tanah Suci.

“Demensia ini merupakan fenomena jemaah haji Indonesia tahun ini karena tahun ini memang jumlah jemaah Lansia lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar dr. M. Imran pada konferensi pers secara virtual, Senin (5/6).

Pada jemaah yang mengalami demensia perlu diberikan stimulasi kognitif. Dikatakan dr. Imran, stimulasi dilakukan dengan mengajak pasien ngobrol dan bersosialisasi.

Berita Terkait

Hepatitis Disebut Silent Killer, Kenali Gejala dan Bahayanya bagi Hati
Kurang Berjemur Bisa Memicu Depresi hingga Tulang Rapuh, Ini Penjelasan Ahli
Perempuan 4 Kali Lebih Rentan Terkena Autoimun, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
Luwansa Hotel Manado Bekali Karyawan Kenali Gejala Serangan Jantung Sejak Dini
Bolehkah Olahraga Saat Perut Kosong? Ini Dampak, Manfaat, dan Risikonya
Dirjen Imigrasi Dorong Penguatan Perbatasan dan Pengawasan WNA di Forum ASEAN
Forum HAM PBB: Indonesia Dorong Program Pangan Bergizi untuk Anak
SPPG Sindulang Satu Jadi Contoh Perlindungan Kesehatan Relawan di Sulut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:46

Hepatitis Disebut Silent Killer, Kenali Gejala dan Bahayanya bagi Hati

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:09

Kurang Berjemur Bisa Memicu Depresi hingga Tulang Rapuh, Ini Penjelasan Ahli

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:59

Perempuan 4 Kali Lebih Rentan Terkena Autoimun, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:42

Luwansa Hotel Manado Bekali Karyawan Kenali Gejala Serangan Jantung Sejak Dini

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:07

Bolehkah Olahraga Saat Perut Kosong? Ini Dampak, Manfaat, dan Risikonya

Berita Terbaru