Tutup Temu Bisnis Tahap VI, Wamenkumham: Belanja Produk Dalam Negeri Harus Terus Digelorakan

Minggu, 6 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com – JakartaWakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Edward Omar Sharif Hiariej menutup secara resmi kegiatan Temu Bisnis Tahap VI di Jakarta International (JI) Expo, Jakarta, Sabtu (05/08/2023).

Wamenkumham berpesan, meski kegiatan Temu Bisnis Tahap VI telah usai, akan tetapi semangat untuk berperan aktif mewujudkan belanja Produk Dalam Negeri (PDN) harus terus digelorakan.

“Hari ini rangkaian Temu Bisnis Tahap VI telah usai, namun peran aktif kita dalam mewujudkan belanja produk dalam negeri masih terus digelorakan,” ucap pria akrab disapa Eddy saat menutup Temu Bisnis Tahap VI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Eddy, hal ini menjadi penting karena Kementerian/Lembaga Negara merupakan konsumen barang dan jasa terbesar, baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Sehingga mampu mewujudkan target belanja demi mendorong pertumbuhan
ekonomi Indonesia,” tutur Eddy.

Dengan diselenggarakannya Temu Bisnis Tahap VI, lanjut Eddy, diharapkan baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta BUMN dan BUMD, dapat mengoptimalkan penggunaan APBN untuk belanja Produk Dalam Negeri sebesar 95% dari total belanja pengadaan barang dan jasa, sampai dengan akhir tahun 2023.

BACA JUGA  Menkumham: Paralegal Justice Award, Apresiasi Negara kepada Kades/ Lurah yang Selesaikan Sengketa Hukum

“Hal ini guna mewujudkan tema Temu Bisnis Tahap VI kali ini, yang mengusung Tema ‘Merdeka Belanja Produk Dalam Negeri, Wujudkan Kemandirian Bangsa’,” tandas Eddy.

Temu Bisnis Tahap VI merupakan sinergisitas Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Kementerian Keuangan, yang berkolaborasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari sejak Kamis lalu (3/8/2023) hingga Sabtu (5/8/2023), yang merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Berdasarkan data, pada kegiatan Temu Bisnis Tahap VI ini terdapat peningkatan transaksi sebesar 29,5 Triliun rupiah yang terdiri dari transaksi oleh Kementerian/ Lembaga sebesar 18,5 triliun rupiah dan yang dilakukan Pemerintah Daerah sebesar 11,34 triliun rupiah.

Rinciannya dari nominal 29,5 triliun rupiah tersebut, yang sudah dilakukan Pembayaran sebesar 16,13 Triliun rupiah, dan transaksi yang telah dilaksanakan kontrak dalam hal ini sedang proses pembayaran sebesar 13,4 triliun rupiah.

BACA JUGA  Di Oxford, Menteri Yasonna Bicara Soal Human Dignity

Diketahui sebelum dilaksanakannya road to Temu Bisnis Tahap VI, tercatat besaran transaksi PDN sebesar 420,7 triliun rupiah, dan setelah road to Temu Bisnis Tahap VI dan ICEF 2023 dilaksanakan sampai dengan berakhirnya kegiatan (9 hari) menjadi 448,8 triliun rupiah.

Selain itu, Kemenkumham secara khusus juga menyediakan layanan publik berupa layanan Paspor Merdeka, dengan jumlah Pemohon sebanyak 2.684 selama tiga hari, dan pameran produk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kemudian terdapat juga coaching clinic bidang Kekayaan Intelektual (KI), Administrasi Hukum Umum (AHU), dan Hak Asasi Manusia (HAM).(*/yud)

Berita Terkait

Gubernur Sulut Hadiri Natal PMKK Jakarta
Hujan Deras Sebabkan Banjir di Sejumlah Ruas Jakarta, Polda Metro Jaya Kerahkan Personel Gabungan
Wabup Vanda Sarundajang Audiensi dengan Kemen PPPA RI, Bahas Peningkatan Kualitas Perempuan dan Anak di Minahasa
Pemkab Minahasa Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat, Jakarta
*Pemerintah Daerah Diharapkan Mengeluarkan Perda Terkait Ketahanan Pangan*
BULD DPD RI Mendorong Pangan Sebagai Urusan Pemerintahan Wajib Pelayanan Dasar
Penyelesaian Sampah Membutuh Komitmen Bersama
SBANL Dipilih Sebagai Ketua DPD Desa Bersatu Sulut Periode 2025-2030

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:21

Gubernur Sulut Hadiri Natal PMKK Jakarta

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:43

Hujan Deras Sebabkan Banjir di Sejumlah Ruas Jakarta, Polda Metro Jaya Kerahkan Personel Gabungan

Kamis, 18 September 2025 - 19:43

Wabup Vanda Sarundajang Audiensi dengan Kemen PPPA RI, Bahas Peningkatan Kualitas Perempuan dan Anak di Minahasa

Jumat, 12 September 2025 - 21:35

Pemkab Minahasa Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat, Jakarta

Selasa, 8 Juli 2025 - 20:58

*Pemerintah Daerah Diharapkan Mengeluarkan Perda Terkait Ketahanan Pangan*

Berita Terbaru