Kemenkes Arab Saudi Madinah Apresiasi Penyelenggaraan Kesehatan Haji Indonesia

Sabtu, 8 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenkes Arab Saudi Madinah Apresiasi Penyelenggaraan Kesehatan Haji Indonesia/Humas/

Kemenkes Arab Saudi Madinah Apresiasi Penyelenggaraan Kesehatan Haji Indonesia/Humas/

Pilarportal.com – Madinah – Pasca pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), KKHI Madinah sebagai perwakilan penyelenggara kesehatan haji Indonesia tahun 1444H/2023 M pada Sosialisasi dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Misi Kesehatan Haji Luar Negeri undangan Kementerian Kesehatan Arab Saudi kluster Madinah di Gedung Administrasi Pelatihan dan Research Madinah (5/7)

Selain Indonesia, Kementerian Kesehatan Arab Saudi klaster Madinah juga mengundang beberapa penyelenggara kesehatan haji di Madinah seperti Malaysia, Mesir, Pakistan, Turki, Afghanistan, India, Jordania, Sudan, dan Bangladesh.

“Hari ini KKHI Madinah mengikuti Sosialisasi dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Misi Kesehatan Haji Luar Negeri yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi yang berkedudukan di Madinah”, ungkap Kasie Daerah Kerja (Daker) Madinah dr. Thafsin Alfarizi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan ini bertujuan untuk menguatkan kerja sama, koordinasi, dan pelaporan penyelenggaraan kesehatan haji khususnya di Kota Madinah.

Selain itu, dr. Alfarizi menyampaikan bahwa pada pertemuan ini berguna untuk menambah jejaring kerja bagi KKHI Madinah serta membagi best practise antar negara.
“Pertemuan ini juga merupakan kesempatan yang baik untuk menambah jejaring kerja bagi KKHI Madinah serta membagi best practise antar negara.” Imbuh dr.Alfarizi

BACA JUGA  Kemenkes Ajak Fasyankes Segera Lakukan Registrasi Rekam Medis Elektronik

Pada pertemuan tersebut, General Manager Kementerian Kesehatan Arab Saudi kluster Madinah dr. Abdullah Al-Qarafi menyampaikan beberapa temuan selama penyelenggaraan kesehatan haji yang dilaksanakan oleh berbagai negara yakni klinik kesehatan masing-masing negara umumnya kondisinya penuh jemaah haji sakit.

Selain itu Kemenkes Arab Saudi juga menyoroti belum patuhnya penyelenggara kesehatan haji dari mancanegara untuk mengirimkan kasus penyakit menular potensial wabah yang diwaspadai, meskipun tidak ada kasus ( daily zero reporting).

Lebih lanjut pada pertemuan ini dijelaskan juga pelayanan kesehatan Arab Saudi pada musim haji dan sistem rujukan di RSAS Madinah, pencatatan dan pelaporan penyakit menular potensial wabah, dan penanganan limbah medis menular, prosedur rujuk jemaah haji di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Madinah, hingga prosedur penanganan limbah medis.

dr. Alfarizi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan laporan mengenai penyakit menular potensial wabah melalui Link QR code yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Rencananya mulai 10 Juli 2023 atau saat kedatangan jemaah haji gelombang dua ke Madinah, pelaporan tersebut akan mulai dikirimkan kembali secara rutin.

BACA JUGA  Waspada DBD, Nyamuk Dengue Ganas di Suhu Tinggi

“Sebelumnya KKHI Madinah telah melaporkan laporan mengenai penyakit menular potensial wabah melalui Link QR code yang disediakan Kemenkes Arab Saudi setiap harinya. 10 Juli ini, pelaporan akan dimulai Kembali menunggu jemaah haji gelombang dua tiba di Madinah.” Jelasnya

Dalam pertemuan ini, Indonesia termasuk negara yang mendapatkan apresiasi sebagai negara yang sudah baik dalam penerapan pada prosedur yang diminta oleh Kemenkes Arab Saudi.

“Alhamdulillah, Indonesia termasuk negara yang diapresiasi oleh Kemenkes Arab Saudi karena sudah baik dalam penerapan penyelenggaraan kesehatan haji sesuai prosedur yang diminta” jelad dr. Alfarizi.

Lebih lanjut dr. Alfarizi menyampaikan forum ini juga sangat bermanfaat untuk menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi KKHI Madinah selama penyelenggaraan kesehatan haji tahun ini seperti kendala dalam proses rujukan jemaah haji sakit ke RSAS.

Harapannya dengan pertemuan ini, penyelenggaraan kesehatan haji di Kota Madinah khususnya dapat berjalan lebih optimal.(*/yud)

Berita Terkait

Operasi Senyap Bareskrim Berhasil! 23 Ton Komoditas Ilegal Diamankan di Pontianak
Ringan Sama Dijinjing! Pesan Menyentuh di Halal Bihalal Keluarga Besar Rajawali Baru
Ramdhani Sabet Change Maker Awards 2026, Solusi Stateless Jadi Kunci
Bareskrim Polri Sikat Sindikat Phishing Global, Dua Otak Kejahatan Ditangkap di Kupang
BPJS Kesehatan Luncurkan Quick Wins 100 Hari, Layanan PANDAWA Kini Bisa Diakses 24 Jam
Polri Bongkar Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Banten, 5 Tersangka Diamankan
Pangdam XXIII/Palaka Wira Ibadah di Gereja BK Korps Dombu Sigi, Suasana Penuh Haru
Polres Sigi Matangkan Pengamanan Paskah Nasional 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:35 WITA

Operasi Senyap Bareskrim Berhasil! 23 Ton Komoditas Ilegal Diamankan di Pontianak

Minggu, 19 April 2026 - 17:22 WITA

Ringan Sama Dijinjing! Pesan Menyentuh di Halal Bihalal Keluarga Besar Rajawali Baru

Minggu, 19 April 2026 - 12:44 WITA

Ramdhani Sabet Change Maker Awards 2026, Solusi Stateless Jadi Kunci

Kamis, 16 April 2026 - 22:17 WITA

Bareskrim Polri Sikat Sindikat Phishing Global, Dua Otak Kejahatan Ditangkap di Kupang

Rabu, 15 April 2026 - 22:15 WITA

BPJS Kesehatan Luncurkan Quick Wins 100 Hari, Layanan PANDAWA Kini Bisa Diakses 24 Jam

Berita Terbaru