Pilarportal.com –Sangihe – Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pembelajaran Matematika Gasing (Gampang, Asyik, Menyenangkan) Tahun 2023 yang di selenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Tamuntuan dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan mampu membuat para siswa untuk belajar dengan cara menyenangkan.
“Semangat, supaya nanti ke depan adik-adik sekalian bisa menjadi anak yg pintar lebih khusus untuk pelajaran matematika. Karena dari dahulu pelajaran matematika ini selalu menjadi ketakutan kepada peserta didik baik dari SD, SMP sampai SMA/SMK, bahkan banyak yg merasa matematika ini paling sulit untuk dipelajari,” kata Tamuntuan di aula SKB Sangihe Rabu (8/11).
Dengan adanya pelatihan ini kiranya bisa menjadikan peserta didik yang mampu bersaing di tingkat Kabupaten hingga nasional. Ini juga lanjut Tamuntuan, nantinya akan menjadi penilaian bagi guru-guru yang nanti akan di rekrut untuk menjadi trainer di tingkat nasional.
“Mudah-mudahan bapak ibu guru sekalian bisa juga semangat seperti peserta didik, karena ternyata nanti akan di pilih dan kurang lebih 10 orang yg akan masuk di dalam pilihan para trainer dari yayasan,” lanjutnya.
Tamuntuan berharap, dengan kegiatan yang berlangsung selama 15 hari ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya.
“jadi perhatikan apa yg menjadi arahan dari para trainer dan juga untuk para guru semoga bisa menjadi trainer-trainer terbaik di tingkat nasional,” tutup Bupati Perempuan Pertama di Sangihe.
Kegiatan pembelajaran matematika gasing yang dimaksud bertujuan untuk :
1. Pelatihan guru dalam rangka peningkatan kapasitas guru dalam sains dan matematika.
2. Pelatihan pendidikan bagi peserta didik siswa SD dan SMP.
3. Meningkatkan kualitas pendidik aau guru dalam hal mendidik, mengajar dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di bidang matematika gasing.
Perlu diketahui jumlah peserta kegiatan Pelatihan Pembelajaran Matematika Gasing tahun 2023 ini diikuti oleh 94 orang, terdiri dari 30 orang guru ASN SD dan 64 peserta didik SD. Juga pelatih dan administrator dari Yayasan Teknologi Indonesia Jaya yang berjumlah 9 orang. (Bon)
