JAKARTA, Pilarportal.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka sekaligus memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan komitmen Korps Bhayangkara untuk terus mendukung dan mengawal seluruh program strategis Pemerintah Indonesia sebagaimana tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026.
Jenderal Listyo Sigit menjelaskan, Rapim Polri ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat Rapat Pimpinan TNI–Polri yang dilaksanakan di Istana Kepresidenan pada Senin, 9 Februari 2026.
“Kami menjabarkan direktif dari Bapak Presiden, khususnya terkait rencana kerja pemerintah di tahun 2026. Polri memiliki komitmen untuk mendukung dan mengawal penuh seluruh program pemerintah,” ujar Sigit.
Kapolri mengungkapkan, sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan dalam Rapim Polri, di antaranya program swasembada pangan, ketahanan energi, serta hilirisasi industri yang masuk dalam daftar program prioritas pemerintah.
“Termasuk program-program lain yang tercatat dalam rencana kerja pemerintah,” kata Sigit.
Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada terjaganya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Oleh karena itu, Polri akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dengan baik apabila stabilitas kamtibmas tetap terjaga. Kolaborasi menjadi kunci agar Indonesia mampu menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolri memastikan Polri akan melanjutkan dan memperluas Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Selain itu, Polri juga berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui percepatan penanaman jagung. Sigit menargetkan seluruh lahan yang telah disiapkan dapat tertanam hingga akhir tahun 2026.
“Bapak Presiden memiliki target khusus dan kami berharap seluruh target tersebut dapat diselesaikan,” ujarnya.
Rapim Polri juga membahas peran Polri dalam mendukung program hilirisasi, termasuk pengelolaan sampah menjadi energi, pencegahan kebocoran anggaran, serta optimalisasi pemasukan negara.
“Sehingga rencana kerja pemerintah benar-benar bisa terwujud dan pertumbuhan ekonomi nasional dapat terus terjaga,” jelas Kapolri.
Selain itu, pembahasan Rapim Polri turut mencakup upaya penciptaan lapangan kerja serta program-program yang memiliki dampak multiplier effect di tengah dinamika dan tantangan global.
“Semuanya kami diskusikan agar dapat dirumuskan menjadi kebijakan dan langkah konkret yang akan ditindaklanjuti oleh para kepala satuan kerja dan kepala wilayah di seluruh jajaran Polri,” pungkas Sigit.












