Minut, Pilarportal.com — Kebakaran lahan kosong terjadi di Jaga II Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Rabu (9/9/2026).
Api membakar rumput kering dan semak belukar hingga merambat mendekati badan jalan raya di samping Lux Aeterna.
Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WITA dari bagian belakang lahan.
Cuaca panas dan angin kencang membuat kobaran api cepat menjalar ke bagian depan lahan.
Asap Tebal Ganggu Pengguna Jalan
Asap tebal dan percikan bara yang terbawa angin sempat membahayakan pengguna jalan.
Arus lalu lintas menuju Maumbi mengalami kemacetan dan akses jalan sempat tidak dapat dilalui.
Petugas gabungan kemudian bergerak melakukan pemadaman untuk mencegah api semakin meluas.
Sebanyak tiga unit mobil Damkar Pemkab Minut dikerahkan ke lokasi.
Selain itu, satu unit AWC Brimob dan satu unit Damkar TNI turut membantu proses pemadaman.
Pemadaman sempat terkendala karena armada harus melakukan pengisian ulang air.
Kapolres Minut Pantau Pemadaman
Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea bersama Wakapolres Minut Kompol Thely Mawidingan turun langsung ke lokasi.
Keduanya memantau proses pemadaman sekaligus memastikan keamanan masyarakat dan pengguna jalan.
“Personel bersama instansi terkait telah melakukan langkah-langkah penanganan untuk memadamkan api dan mengamankan masyarakat,” ujar AKBP Antonius F. Gea.
Ia mengatakan, pengamanan juga difokuskan kepada pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kebakaran.
Setelah dilakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 21.00 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Empat Hektare Lahan Terbakar
Kebakaran menghanguskan sekitar empat hektare dari total lahan kosong seluas delapan hektare.
Lahan tersebut diketahui milik Keluarga Kiki Rumut dan Keluarga Watung.
Selain lahan, fasilitas tempat pembuatan tela atau batako merah (Lostela) juga ikut terdampak.
Bagian yang mengalami kerusakan meliputi atap atau peneduh, cetakan kayu, serta sejumlah material pendukung produksi.
Kerugian sementara akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Warga Diminta Tak Bakar Lahan Sembarangan
Kapolres Minut mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan.
Warga juga diminta tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan, terutama saat kondisi kering dan angin kencang.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan membakar sampah atau lahan sembarangan,” tegasnya.
Menurutnya, kondisi kemarau dan angin kencang dapat membuat api cepat membesar dan menyebar ke area lain.
Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran melua
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM

Komentar Batalkan balasan