Bawa Samurai Saat Keributan, Remaja Diamankan Polisi di Minahasa Utara

Senin, 19 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Gerak cepat Tim Resmob Polres Minahasa Utara (Minut) berhasil mencegah potensi tindak kekerasan di Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan. Seorang remaja pria diamankan petugas setelah kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai saat terlibat keributan, Sabtu (18/1/2026).

MINAHASA UTARA, Pilarportal.com — Gerak cepat Tim Resmob Polres Minahasa Utara (Minut) berhasil mencegah potensi tindak kekerasan di Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan. Seorang remaja pria diamankan petugas setelah kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai saat terlibat keributan, Sabtu (18/1/2026).

Peristiwa tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan dari warga yang melihat seorang pemuda berlari ketakutan karena dikejar oleh terduga pelaku sambil menghunus senjata tajam. Pelaku diduga hendak melakukan penganiayaan terhadap sekelompok remaja lain di lokasi kejadian.

Kepala Tim Resmob Polres Minut, Aiptu Steven Layuk, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat dengan berkoordinasi bersama lintas fungsi untuk melakukan penyergapan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah menerima informasi dari warga, piket Pamapta bersama Tim Resmob, piket fungsi, serta Tim Opsnal Polsek Kauditan segera menuju TKP. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati terduga pelaku masih memegang senjata tajam jenis samurai,” ujar Aiptu Steven Layuk.

Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita satu bilah pedang jenis samurai yang diduga akan digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Minahasa Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar melalui Kasi Humas Ipda Iskandar Mokoagow menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Watudambo yang dinilai cepat dan proaktif melaporkan kejadian tersebut.

“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat kami harapkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kecepatan warga dalam melapor telah mencegah terjadinya tindak pidana penganiayaan yang berpotensi menimbulkan dampak fatal,” ujarnya.

Polres Minut mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Berita Terkait

Apresiasi Kinerja Personel, Wakapolda Sulut Kunjungi Polres Minahasa
Wakapolda Sulut Bersama Kapolres Tomohon Tinjau Pasar Beriman, Sapa Warga
Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perketat Pengawasan Buronan Internasional Lewat Sistem I-GHAS 24/7
Purnawirawan Polri Beri Tujuh Pesan kepada Kapolri, Ini Isinya
Polri Luncurkan I-GHAS 24/7, Buronan Internasional Lebih Mudah Terdeteksi
Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM
Diiming-imingi Kerja Jadi LC, 5 Orang Diamankan Polisi di Pelabuhan Bitung
Lurah Bahu Ivan Pepah Dampingi Kapolda Sulut Serap Aspirasi Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:37

Apresiasi Kinerja Personel, Wakapolda Sulut Kunjungi Polres Minahasa

Sabtu, 7 November 2026 - 12:57

Wakapolda Sulut Bersama Kapolres Tomohon Tinjau Pasar Beriman, Sapa Warga

Jumat, 6 November 2026 - 10:45

Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perketat Pengawasan Buronan Internasional Lewat Sistem I-GHAS 24/7

Kamis, 5 November 2026 - 19:23

Polri Luncurkan I-GHAS 24/7, Buronan Internasional Lebih Mudah Terdeteksi

Kamis, 5 November 2026 - 18:17

Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version