Bawa Samurai Saat Keributan, Remaja Diamankan Polisi di Minahasa Utara

Senin, 19 Januari 2026 - 09:23 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Gerak cepat Tim Resmob Polres Minahasa Utara (Minut) berhasil mencegah potensi tindak kekerasan di Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan. Seorang remaja pria diamankan petugas setelah kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai saat terlibat keributan, Sabtu (18/1/2026).

MINAHASA UTARA, Pilarportal.com Gerak cepat Tim Resmob Polres Minahasa Utara (Minut) berhasil mencegah potensi tindak kekerasan di Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan. Seorang remaja pria diamankan petugas setelah kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai saat terlibat keributan, Sabtu (18/1/2026).

Peristiwa tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan dari warga yang melihat seorang pemuda berlari ketakutan karena dikejar oleh terduga pelaku sambil menghunus senjata tajam. Pelaku diduga hendak melakukan penganiayaan terhadap sekelompok remaja lain di lokasi kejadian.

Kepala Tim Resmob Polres Minut, Aiptu Steven Layuk, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat dengan berkoordinasi bersama lintas fungsi untuk melakukan penyergapan di tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah menerima informasi dari warga, piket Pamapta bersama Tim Resmob, piket fungsi, serta Tim Opsnal Polsek Kauditan segera menuju TKP. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati terduga pelaku masih memegang senjata tajam jenis samurai,” ujar Aiptu Steven Layuk.

Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita satu bilah pedang jenis samurai yang diduga akan digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Minahasa Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar melalui Kasi Humas Ipda Iskandar Mokoagow menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Watudambo yang dinilai cepat dan proaktif melaporkan kejadian tersebut.

“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat kami harapkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kecepatan warga dalam melapor telah mencegah terjadinya tindak pidana penganiayaan yang berpotensi menimbulkan dampak fatal,” ujarnya.

Polres Minut mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Berita Terkait

Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026
Polres Sangihe Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Kawio dan Marore
Bareskrim Polri Tangkap Buronan Narkoba Australia di Bandara Bali
Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulut Gelar Pekan Disiplin untuk Personel
Bali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia IAWP 2026
BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba Sepulang dari Thailand
Siap Respons Cepat, Usai Dilaunching, URC Resmob Polres Tomohon Langsung Tancap Gas Sisir Titik Rawan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:09 WITA

Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:44 WITA

Polres Sangihe Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Kawio dan Marore

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:29 WITA

Bareskrim Polri Tangkap Buronan Narkoba Australia di Bandara Bali

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:27 WITA

Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:12 WITA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulut Gelar Pekan Disiplin untuk Personel

Berita Terbaru

Polri

Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026

Sabtu, 13 Jun 2026 - 08:09 WITA

Daerah

Awas Penipuan! Akun WA Catut Nama Kepala BKPSDM Minahasa

Jumat, 12 Jun 2026 - 18:15 WITA

Exit mobile version