DVI Polda Sulut: Total 13 Korban Kebakaran Panti Werda Damai Manado Teridentifikasi

Rabu, 14 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Polda Sulawesi Utara melalui Posko Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) kembali menyampaikan perkembangan proses identifikasi korban kebakaran Panti Werda Damai Manado.

MANADO, Pilarportal.comPolda Sulawesi Utara melalui Posko Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) kembali menyampaikan perkembangan proses identifikasi korban kebakaran Panti Werda Damai Manado.

Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif selaku DVI Commander mengatakan, pada Selasa, 13 Januari 2026, pihaknya telah menerima tiga hasil identifikasi korban kebakaran berdasarkan pemeriksaan DNA yang dilakukan oleh Pusdokkes Polri.

“Hari ini, berdasarkan hasil pemeriksaan DNA, kami telah menerima tiga hasil identifikasi korban kebakaran sebagai hasil identifikasi primer DNA,” ujar AKBP dr. Tasrif di Gedung Dokkes Polda Sulut, Selasa (13/1/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, ketiga kantong jenazah tersebut dinyatakan cocok dengan data Ante Mortem (AM) melalui proses identifikasi primer DNA. Adapun tiga jenazah yang berhasil diidentifikasi yakni:

  1. Kantong jenazah nomor PM/05/XII/2025/RSB yang cocok dengan nomor AM 012, teridentifikasi sebagai Ny. Renny Mawuntu, perempuan, usia 79 tahun, alamat Sawangan, Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara.

  2. Kantong jenazah nomor PM/12/XII/2025/RSB yang cocok dengan nomor AM 014, teridentifikasi sebagai Ny. Roosye Rey, perempuan, usia 85 tahun, alamat Kelurahan Malalayang, Kota Manado.

  3. Kantong jenazah nomor PM/13/XII/2025/RSB yang cocok dengan nomor AM 015, teridentifikasi sebagai Ny. Yenny Dendeng, perempuan, usia 67 tahun, alamat Kelurahan Kairagi Weru Lingkungan V, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado.

Dengan hasil tersebut, total korban kebakaran Panti Werda Damai Manado yang telah berhasil diidentifikasi berjumlah 13 orang.

“Rilis pertama ada empat korban, rilis kedua enam korban, dan hari ini tiga korban,” jelas AKBP dr. Tasrif.

Ia juga menyampaikan bahwa dari tiga jenazah yang masih belum teridentifikasi, terdapat satu korban yang hingga kini belum memiliki data pembanding.

“Mudah-mudahan melalui media bisa disosialisasikan, sehingga apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga terkait peristiwa ini, dapat segera melaporkan kepada pihak berwenang,” pungkasnya.

Selanjutnya, ketiga jenazah yang telah teridentifikasi langsung diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing untuk proses pemakaman.

Berita Terkait

Menteri Pertanian Tinjau Kebun Kelapa di Manado, Pangdam Mirza Siap Dukung Ketahanan Pangan
Polri Siap Diterjunkan ke Arab Saudi, Perkuat Perlindungan Jemaah Haji Indonesia
Event Persit Bisa 2 Hadirkan UMKM Kreatif, Ketua Persit KCK Daerah XIII/Mdk Ajak Masyarakat Hadir
Kodaeral VIII Turun Tangan! Bersihkan Lokasi Kebakaran di Manado, Dirikan Posko Bantuan untuk Warga
Meski Aksi Buruh Diundur, Polda Sulut Tetap Kerahkan Pengamanan Maksimal
Ruilslag Jalan Nasional di Sulut Disorot, INAKOR Minta Transparansi dan Kejelasan Pemerintah
Aksi Nyata Brimob Polda Sulut! Jembatan Rusak di Minahasa Kini Kokoh, Akses Warga Kembali Lancar
Kecelakaan Maut Bekasi: 14 Tewas, Korlantas Gunakan Teknologi Canggih Ungkap Detik-Detik Tabrakan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:20 WITA

Menteri Pertanian Tinjau Kebun Kelapa di Manado, Pangdam Mirza Siap Dukung Ketahanan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:57 WITA

Event Persit Bisa 2 Hadirkan UMKM Kreatif, Ketua Persit KCK Daerah XIII/Mdk Ajak Masyarakat Hadir

Kamis, 30 April 2026 - 12:16 WITA

Kodaeral VIII Turun Tangan! Bersihkan Lokasi Kebakaran di Manado, Dirikan Posko Bantuan untuk Warga

Kamis, 30 April 2026 - 09:44 WITA

Meski Aksi Buruh Diundur, Polda Sulut Tetap Kerahkan Pengamanan Maksimal

Kamis, 30 April 2026 - 08:42 WITA

Ruilslag Jalan Nasional di Sulut Disorot, INAKOR Minta Transparansi dan Kejelasan Pemerintah

Berita Terbaru

Exit mobile version