Pilarportal.com, Minsel – Debat Publik yang digelar oleh Komisi Pemilihan (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pada Senin (14/10/2024) sangat penting untuk mengetahui visi misi ide gagasan dan program unggulan yang ditawarkan oleh masing-masing Pasangan Calon untuk kemajuan dan pembangunan di Kabupaten Minahasa Selatan 5 tahun ke depan.
Dibalik kesuksesan debat perdana tersebut, ada yang menarik soal tanya jawab dari panelis yang dibacakan moderator kepada ketiga paslon bupati dan wakil bupati yang hadir.
Paslon nomor urut 1, Franky Donny Wongkar dan Theodorus Kawatu dengan jargon FDW-TK terlihat lebih menguasai materi ketimbang paslon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2 dan 3.
Jawaban, tanggapan serta respon yang lebih subtansi ditunjukan FDW-TK. Bahkan 8 poin materi debat yakni Inovasi Pelayanan Dasar dan Transformasi Ekonomi sukses dipaparkan FDW-TK.
Menurut pengamat politik Minsel, Boy Tumiwa, paslon FDW-TK jauh lebih dominan dari paslon lainnya dalam debat perdana kali ini. Dia berpendapat, pengalaman yang mumpuni dari FDW-TK memberikan perbedaan dalam debat tersebut.
“FDW-TK sebagai incumben mempunyai pengalaman. Jawaban yang lebih subtansi bisa kita lihat dan dengar pada debat kali ini. Itu yang menjadi pembeda,” ujar politikus PDIP mantan anggota DPRD Sulut.
Lagi Tumiwa menuturkan, program-program strategis serta langkah-langkah kongkrit untuk pembangunan Kabupaten Minsel yang lebih pro rakyat menjadi kelebihan dari paslon FDW-TK.
Dipanggung Debat Publik tersebut nampak Paslon Nomor Urut 1 dari usungan Partai PDI Perjuangan Franky Donny Wongkar – Theodorus Kawatu (FDW-TK) tampil memukau dan penuh percaya diri.
Calon Bupati Nomor Urut 1 dari Partai PDI Perjuangan yang biasa dikenal FDW ini saat menyampaikan Visi Misi serta Program Unggulan mengatakan, Visi Misi FDW-TK adalah Minsel semakin Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.
Kata FDW ini merupakan ketentuan rakyat, karena rakyat telah merasakan dan menikmati kerja nyata di bidang pemerintahan dibidang pembangunan dan dibidang kemasyarakatan 5 tahun ke depan ini.







