Kakanwil Kemenkum Sulut Buka Seleksi Daerah Peacemaker Justice Award 2025

Selasa, 15 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Manado — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum  (Kemenkum) Sulawesi Utara, Kurniaman Telaumbanua, secara resmi membuka Seleksi Daerah Tingkat Provinsi untuk ajang Peacemaker Justice Award (PJA) 2025, pada Selasa (15/7/2025).

Acara pembukaan digelar di Manado dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk:

  • Veiby Koloay, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum
  • Raymond Takasenseran, Kepala Divisi Pelayanan Hukum
  • Para Dewan Juri dari berbagai instansi seperti Pengadilan Tinggi Manado, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulut, serta Biro Hukum Setda Provinsi Sulut

Mendorong Budaya Damai dan Keadilan Restoratif

Dalam sambutannya, Kurniaman menegaskan bahwa PJA bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan bentuk apresiasi atas kontribusi nyata masyarakat dalam menyelesaikan konflik secara damai, berbasis nilai-nilai kearifan lokal.

“Peacemaker Justice Award adalah wujud komitmen kita untuk mendorong penyelesaian sengketa secara damai, bermartabat, dan restoratif. Kami ingin menampilkan figur-figur inspiratif dari Sulut yang telah bekerja dalam senyap menjaga keharmonisan sosial,” ungkapnya.


Seleksi Ketat, Menuju Ajang Nasional

Seleksi tingkat provinsi ini merupakan tahap awal menuju seleksi nasional PJA 2025, yang diselenggarakan secara berjenjang oleh Kemenkumham RI. Para peserta akan dinilai berdasarkan:

  • Inovasi penyelesaian konflik
  • Efektivitas pendekatan damai
  • Dampak positif terhadap komunitas
BACA JUGA  Sambangi Ditlantas Polda, Kanwil Kemenkum Sulut Koordinasikan Kunker Komisi XIII DPR RI

Sebanyak 11 peserta Peacemaker Training dari Sulut mengikuti proses seleksi dan penilaian oleh dewan juri. Hasil seleksi ini akan digunakan sebagai dasar perangkingan Peacemaker Justice Award se-Indonesia.


Selaras dengan Pembangunan Hukum Nasional

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kemenkumham untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai dan humanis, sejalan dengan arah pembangunan hukum nasional yang inklusif.

“PJA adalah simbol semangat rekonsiliasi dalam masyarakat. Kami harap ini jadi contoh praktik terbaik dalam menyelesaikan konflik tanpa kekerasan,” pungkas Kurniaman.

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pelanggaran Imigrasi Masuk Tahap Lanjut, Dua Nelayan Filipina Diserahkan ke Kejari Minut
Polda Sulut Bongkar Peredaran Liquid Sintetis Mengandung Pinaca di Manado
Polresta Manado Ungkap Dua Kasus Narkoba, Sita 1.450 Butir Trihexyphenidyl
Kuntua Desa Borgo Temmy Rompas Tempuh Jalur Hukum, Persoalan Unggahan Facebook Jadi Sorotan
319 Warga Binaan Manado Jalani Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis
Kejati Sulut dan Komisi II DPR RI Perkuat Pengawasan Pemda
Polres Sitaro Ungkap Dugaan Peredaran Sabu dari Palu
Rutan Kotamobagu dan Bapas Manado Asesmen WBP untuk Rehabilitasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:05

Kasus Dugaan Pelanggaran Imigrasi Masuk Tahap Lanjut, Dua Nelayan Filipina Diserahkan ke Kejari Minut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:46

Polda Sulut Bongkar Peredaran Liquid Sintetis Mengandung Pinaca di Manado

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:17

Polresta Manado Ungkap Dua Kasus Narkoba, Sita 1.450 Butir Trihexyphenidyl

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:31

Kuntua Desa Borgo Temmy Rompas Tempuh Jalur Hukum, Persoalan Unggahan Facebook Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:09

319 Warga Binaan Manado Jalani Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!