Berita Foto: Sukacita GPS Korps IV Manado Melayani Tuhan

Jumat, 15 Agustus 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Manado – Kebersamaan penuh sukacita terpancar dari anggota Gerakan Pembawa Suluh (GPS) Korps IV Manado dalam ibadah gabungan GPS Distrik Manado Werot (Manawer) di Gereja Bala Keselamatan Korps IV Manado, Jumat (15/8/2025).

Acara yang berlangsung penuh semangat ini menjadi ungkapan syukur seluruh anggota GPS dalam rangka memperingati HUT RI ke 80.

Usai ibadah, momen keakraban diabadikan sebagai tanda kebersamaan dalam melayani Tuhan Yesus.

Dalam pelayanan, anggota GPS Korps IV Manado mengambil peran sebagai worship leader, pemain musik, pemain tamborin, penyanyi, dan berbagai bentuk pelayanan lainnya.

Tidak ada batasan senior maupun junior semua berbaur untuk satu tujuan, yaitu memuliakan nama Tuhan.

Berikut adalah sejarah Gerakan Pembawa Suluh (GPS) di Indonesia, yang lebih dari sekadar komunitas remaja gereja, melainkan bagian penting dari pembinaan generasi muda dalam pelayanan Kristen:


Asal Usul GPS

Gerakan Pembawa Suluh (GPS) merupakan wadah khusus bagi remaja dan pemuda (usia sekitar 14–30 tahun) dalam lingkungan Gereja Bala Keselamatan. Horizontal dalam bentuk, GPS secara resmi didirikan pada awal tahun 1938, dan awalnya dikenal sebagai Perhimpunan Penangkap Jiwa. Tujuan keberadaannya adalah menumbuhkan semangat pelayanan, kesaksian, dan kerohanian di kalangan generasi muda gereja.


Perkembangan Awal

Sebelum dibuka sebagai GPS, Bala Keselamatan sudah menekankan pentingnya anak muda melalui berbagai kegiatan:

  • Sejak tahun 1928, telah diangkat seorang sekretaris orang muda wilayah (teritorial) pertama.
  • Program seperti sekolah minggu, kelompok cadet, dan kepanduan mulai menjadi bagian kegiatan pemuda gereja sebelum GPS lahir.

GPS muncul sebagai evolusi dari inisiatif-inisiatif rohani dan sosial untuk kaum muda dalam gereja yang memberdayakan mereka secara spiritual dan komunitas.


GPS sebagai Gerakan Terstruktur

GPS dibentuk sebagai organisasi yang berstruktur, memberi ruang bagi generasi muda berkontribusi dalam pujian, pelayanan, dan kegiatan rohani lain. GPS menjadi saluran penting bagi gereja untuk membina calon pemimpin masa depan dan memperkuat ikatan komunitas melalui aktivitas yang kreatif dan mendalam.


Peranan GPS dalam Bala Keselamatan di Indonesia

Gereja Bala Keselamatan sendiri sudah masuk ke Indonesia sejak 24 November 1894, dibawa dua opsir Belanda—Staff Kapten Jacob Gerrit Brouwer dan Ensign Adolf van Emmerik—yang mulai pelayanan di Jawa Tengah. Sejak itu, pelayanan mereka berkembang ke berbagai wilayah, termasuk sekolah, klinik, hingga pendidikan teologi.

GPS menjadi salah satu wujud nyata dari fokus Bala Keselamatan terhadap generasi muda, yang terus diperluas dalam berbagai bentuk pelayanan rohani dan sosial.


Ringkasan Sejarah GPS

Tahun Peristiwa Penting
1928 Penunjukan sekretaris orang muda di wilayah teritorial
1938 Peresmian Gerakan Pembawa Suluh (GPS)
Pasca 1938 GPS berkembang menjadi wadah pelayanan remaja resmi

 

Berita Terkait

Kemenko Kumham Imipas Evaluasi Penanganan PFDs di Sulut, Satgas Daerah Diminta Perkuat Koordinasi
Lapas Manado Sidak Kamar Hunian WBP, Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban
Imigrasi Manado Gagalkan Keberangkatan WNI Diduga Akan Bekerja Ilegal ke Luar Negeri
PLN UP3 Manado Sukses Jaga Listrik Tanpa Kedip Saat Nobar Final Piala Dunia 2026
Lapas Manado Cetak Kader Imam dan Khotib, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
Keren! Warga Binaan Lapas Tahuna Bikin Kolintang, Pesanan Pertama Datang dari Sekolah
Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Manado Ciptakan Produk Kreatif Bernilai Jual
Ditlantas Polda Sulut Resmikan Bedah Rumah Warga di Malalayang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:34

Lapas Manado Sidak Kamar Hunian WBP, Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:22

Imigrasi Manado Gagalkan Keberangkatan WNI Diduga Akan Bekerja Ilegal ke Luar Negeri

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:22

PLN UP3 Manado Sukses Jaga Listrik Tanpa Kedip Saat Nobar Final Piala Dunia 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:49

Lapas Manado Cetak Kader Imam dan Khotib, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:21

Keren! Warga Binaan Lapas Tahuna Bikin Kolintang, Pesanan Pertama Datang dari Sekolah

Berita Terbaru

Exit mobile version