Presiden Prabowo Kerahkan Kekuatan Nasional Tangani Bencana

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025)

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025)

Pilarportal.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025), dengan agenda utama membahas perkembangan penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak.

Dalam sidang tersebut, Presiden menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat dan masif dalam merespons bencana.

Pemerintah, kata Presiden, segera membangun hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak. Mulai pekan ini, pembangunan 2.000 unit rumah telah dimulai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden juga memastikan bahwa anggaran penanganan bencana telah disiapkan melalui APBN, serta pemerintah pusat telah menyalurkan dana operasional langsung kepada pemerintah daerah terdampak, di luar anggaran pemulihan.

“Semua gubernur yang terdampak langsung saya perintahkan mengirim dana operasional taktis sebesar Rp20 miliar. Untuk seluruh bupati dan wali kota di 52 kabupaten/kota terdampak, masing-masing dikirim Rp4 miliar. Tiga hari setelah instruksi saya, dana sudah diterima seluruh daerah,” tegas Presiden Prabowo.

Selain dukungan anggaran, pemerintah juga mengerahkan sarana dan prasarana secara besar-besaran. Sebanyak 1.000 unit alat berat telah dikirim, termasuk truk, ekskavator, dan tangki air bersih.

BACA JUGA  Presiden Prabowo: Distribusi Bantuan Bencana Diprioritaskan ke Wilayah Terisolasi

Pemerintah juga menambah armada truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet portabel untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.

Di sektor infrastruktur, Presiden mengungkapkan bahwa 50 jembatan Bailey sedang dibangun, dengan tujuh jembatan di antaranya telah rampung dan siap digunakan.

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, pemerintah mengerahkan 50 ribu personel TNI dan Polri ke wilayah terdampak, serta mengoperasikan 50 helikopter dan sejumlah pesawat angkut guna mendukung distribusi logistik melalui jalur udara.

Presiden menegaskan bahwa pengerahan sumber daya secara besar-besaran tersebut mencerminkan kapasitas Indonesia sebagai negara yang kuat dan mandiri dalam menghadapi bencana.

“Negara hadir dan bekerja dengan seluruh kekuatan yang dimiliki,” pungkas Presiden.

Berita Terkait

Operasi Senyap Bareskrim Berhasil! 23 Ton Komoditas Ilegal Diamankan di Pontianak
Ringan Sama Dijinjing! Pesan Menyentuh di Halal Bihalal Keluarga Besar Rajawali Baru
Ramdhani Sabet Change Maker Awards 2026, Solusi Stateless Jadi Kunci
Bareskrim Polri Sikat Sindikat Phishing Global, Dua Otak Kejahatan Ditangkap di Kupang
BPJS Kesehatan Luncurkan Quick Wins 100 Hari, Layanan PANDAWA Kini Bisa Diakses 24 Jam
Polri Bongkar Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Banten, 5 Tersangka Diamankan
Polres Sigi Matangkan Pengamanan Paskah Nasional 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor
Bupati Mohamad Rizal Intjenae: Sigi Siap Jadi Tuan Rumah Paskah Nasional 2026

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:35 WITA

Operasi Senyap Bareskrim Berhasil! 23 Ton Komoditas Ilegal Diamankan di Pontianak

Minggu, 19 April 2026 - 17:22 WITA

Ringan Sama Dijinjing! Pesan Menyentuh di Halal Bihalal Keluarga Besar Rajawali Baru

Minggu, 19 April 2026 - 12:44 WITA

Ramdhani Sabet Change Maker Awards 2026, Solusi Stateless Jadi Kunci

Kamis, 16 April 2026 - 22:17 WITA

Bareskrim Polri Sikat Sindikat Phishing Global, Dua Otak Kejahatan Ditangkap di Kupang

Rabu, 15 April 2026 - 22:15 WITA

BPJS Kesehatan Luncurkan Quick Wins 100 Hari, Layanan PANDAWA Kini Bisa Diakses 24 Jam

Berita Terbaru