Wamenkes Dante Soroti Bahaya Polusi Udara, Dorong Integrasi Data Kesehatan dan Kualitas Udara

Selasa, 19 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono (Berdiri Kanan, Pakaian Batik)

Jakarta, Pilarportal.com – Wamenkes Dante Saksono Harbuwono menegaskan pentingnya integrasi data kualitas udara dan kesehatan guna membangun sistem peringatan dini terhadap dampak polusi udara di Indonesia.

Menurut Wamenkes, persoalan polusi udara bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga menjadi tantangan strategis lintas sektor yang berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat, energi, hingga pembangunan nasional.

“Langkah ini adalah langkah krusial, sebab persoalan polusi udara tidak hanya isu kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan energi, lingkungan hidup, dan pembangunan nasional secara keseluruhan,” ujar Dante Saksono Harbuwono, Senin (18/5/2026).

Wamenkes mengungkapkan, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sembilan dari sepuluh orang di dunia saat ini terpapar polusi udara setiap hari.

Kondisi tersebut dapat berdampak serius terhadap kesehatan masyarakat, mulai dari gangguan tumbuh kembang anak hingga meningkatnya risiko penyakit paru-paru dan kardiovaskular pada orang dewasa.

Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan sistem pencegahan paparan polusi udara sekaligus memastikan layanan kesehatan siap menangani dampak yang ditimbulkan.

Namun demikian, Dante menilai hingga saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan besar berupa belum terintegrasinya data kualitas udara dengan data kesehatan masyarakat.

“Belum ada integrasi data yang menghubungkan secara langsung antara polusi udara dan kesehatan. Bahkan yang lebih tragis lagi, penyakit-penyakit yang berkaitan langsung dengan polusi udara belum masuk dalam klaim BPJS. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Menurut Dante, integrasi data tersebut sangat penting untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti, termasuk dalam mendeteksi potensi peningkatan kasus penyakit akibat buruknya kualitas udara di suatu wilayah.

Selain itu, sistem data terpadu juga diharapkan mampu menjadi dasar pengembangan early warning system atau sistem peringatan dini bagi masyarakat agar dapat mengurangi risiko paparan polusi udara secara lebih efektif.

Kementerian Kesehatan bersama berbagai pemangku kepentingan saat ini terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menciptakan kebijakan yang lebih terintegrasi dalam menghadapi ancaman polusi udara di Indonesia.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)

Editor : Yudi Mintalangi

Berita Terkait

Lapas Manado Perkuat Deteksi Dini TBC di Lingkungan Pemasyarakatan
Sering Bangun Sebelum Alarm? Ini Penyebabnya
Tidur Bersama Kucing, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan?
Sulit Berhenti Merokok? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Gagal Ginjal Bisa Berawal dari Diabetes dan Hipertensi, Kenali Penyebabnya
Double Protein Tak Bikin Anak Cepat Tinggi, Ini Penjelasan Dokter
Bagaimana Obat Tahu Bagian Tubuh yang Harus Diobati? Ini Penjelasannya
‘Office Ageing’ Ramai Dibahas Pekerja China, Wajah Kusam hingga Mata Lelah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

Lapas Manado Perkuat Deteksi Dini TBC di Lingkungan Pemasyarakatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:37

Sering Bangun Sebelum Alarm? Ini Penyebabnya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:50

Tidur Bersama Kucing, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:28

Sulit Berhenti Merokok? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:20

Gagal Ginjal Bisa Berawal dari Diabetes dan Hipertensi, Kenali Penyebabnya

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version