Kakak Korban Pembantaian di Yahukimo Ikhlas, Ajak Warga Minut Jaga Kerukunan

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:28 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Meri Kakak Korban Pembantaian di Yahukimo

Pilarportal.com, Minut – Duka menyelimuti warga Desa Kawangkoan Baru, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), setelah empat warganya dilaporkan menjadi korban penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu, 6 April 2025, di lokasi pertambangan emas tempat para korban bekerja sebagai pendulang. Dari keempat korban, tiga di antaranya dinyatakan tewas, sementara satu orang lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Keempat korban berasal dari Jaga 12, Desa Kawangkoan Baru, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minut. Berikut identitas para korban:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • C D (30)
  • S H (43)
  • F B (29)
  • Sb K (17)

Menurut informasi yang dihimpun, para korban memiliki hubungan keluarga atau kedekatan sebagai tetangga.

Kepala Jaga 12, L M, mengungkapkan bahwa pihak desa masih menunggu kepastian resmi dari pihak terkait. “Memang dari keterangan keluarga, ada beberapa orang yang meninggal,” ujarnya saat ditemui pada Jumat, 11 April 2025.

Sejak dua malam terakhir, suasana duka menyelimuti lingkungan rumah para korban. Keluarga telah menggelar ibadah penghiburan, dan tenda duka tampak terpasang di halaman rumah. Warga sekitar datang untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan moral.

Merlin, kakak dari salah satu korban yang tewas dalam insiden tersebut, mengaku telah mengikhlaskan kepergian sang adik dan memilih untuk bersandar kepada Tuhan. Namun, ia juga masih berharap ada kepastian lebih lanjut dari pemerintah setempat dan pihak berwenang di Kabupaten Yahukimo.

“Kami masih menunggu kejelasan informasi dari pihak berwenang. Kami juga berharap masyarakat Minut tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Jangan sampai karena rasa dendam, kita merusak kerukunan yang selama ini telah kita jaga bersama,” ujar Merlin.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Sulawesi Utara dikenal karena keramah-tamahan dan toleransi antar suku dan ras yang telah lama terjalin dengan baik.

Berita Terkait

Polda Sulut Kaji Pembentukan dan Peningkatan Status Sejumlah Polsek
Wakapolda Sulut: Rekrutmen Polri 2026 Berjalan Transparan
Polda Sulut Gelar Latpra Ops Patuh Lokon 2026, Operasi Dimulai 8 Juni
Dua WN China Dideportasi Imigrasi Tahuna
Polda Sulut Gelar Perkara Khusus Kasus Dugaan Penipuan, Kuasa Hukum Soroti Status Hukum
Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Empat Pria Diamankan Polres Mitra Usai Pamer Senjata Rakitan dan Unggah Ancaman di Medsos
Polresta Manado Ungkap 7 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 3.545 Jiwa Berhasil Diselamatkan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:24 WITA

Polda Sulut Kaji Pembentukan dan Peningkatan Status Sejumlah Polsek

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:42 WITA

Wakapolda Sulut: Rekrutmen Polri 2026 Berjalan Transparan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:32 WITA

Polda Sulut Gelar Latpra Ops Patuh Lokon 2026, Operasi Dimulai 8 Juni

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:47 WITA

Dua WN China Dideportasi Imigrasi Tahuna

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:21 WITA

Polda Sulut Gelar Perkara Khusus Kasus Dugaan Penipuan, Kuasa Hukum Soroti Status Hukum

Berita Terbaru

Uncategorized

Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:52 WITA

Daerah

Pemdes Tinanian Rayakan HUT Desa Ke-18

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:46 WITA

Exit mobile version