Masyarakat Kelurahan Kuta Diberikan Pelatihan Life Skill, Bagian Dari Perang Melawan Narkoba

Rabu, 21 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Provinsi Bali, Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, S.H., M.Si. sedang memberikan sambutan.

Kepala BNN Provinsi Bali, Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, S.H., M.Si. sedang memberikan sambutan.

Pilarportal.com, Bali – Pulau Bali merupakan destinasi tujuan wisata terbaik di Indonesia bagi turis asing maupun domestik. Selain keindahan alamnya wilayah ini tidak luput dari ancaman bahaya narkoba, terdapat 58 titik kawasan rawan narkoba yang membutuhkan perhatian khusus.

Saat ini upaya perang melawan narkoba tidak hanya mengandalkan BNN dan para penegak hukum saja, tetapi diperlukan peran serta dan komitmen dari berbagai pihak.

BACA JUGA  Upacara Operasi Laut Interdiksi Terpadu TA 2022 yang Digelar BNN RI di Kota Bitung, Dihadiri Kapolda Sulut 
Salah satu pendekatan yang dilakukan dalam perang melawan narkoba yaitu dengan melakukan pendekatan soft power approach.

Pendekatan yang dilakukan tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga pengembangan pelatihan life skill kepada masyarakat di wilayah rawan narkoba.

Direktorat Pemberdayaan Alternatif Deputi Bidang Pemberdayaan BNN RI memberikan pelatihan life skill dalam rangka pengembangan wirausaha bagi masyarakat perkotaan pada kawasan rawan dan rentan narkoba di Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Badung, Bali yang berlangsung pada hari Selasa-Kamis (20-22/9).

Kepala BNN Provinsi Bali, Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, S.H., M.Si., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan pengembangan kewirausahaan ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah rawan narkoba tanpa harus terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Program ini diharapkan mampu merubah mindset masyarakat agar selalu waspada dan menyatakan perang terhadap narkoba dengan cara mengembangkan kewirausahaan, bekerja secara legal serta melaporkan segala bentuk kejahatan narkoba kepada BNN”, ujar Kepala BNNP Bali.

Adapun, pelatihan pengembangan kewirausahaan selama tiga hari yang diselenggarakan Direktorat Pemberdayaan Alternatif Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, antara lain membuat kue, roti dan makanan siap saji lainnya.

“Melalui program pengembangan kewirausahaan ini, diharapkan dapat menjadi salah satu upaya terobosan guna memulihkan kawasan yang semula terindikasi rawan dan rentan narkoba menjadi kawasan yang aman dan produktif”, tambah Gde Gde Sugianyar Dwi Putra.

Berita Terkait

Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang
Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing, Tindak 17.597 Pelanggaran
Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun
Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif
Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional
Prabowo dan Presiden FIFA Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar
Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32

Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing, Tindak 17.597 Pelanggaran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:37

Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:03

Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:05

Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:24

Prabowo dan Presiden FIFA Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!