Masa Jabatan Tamuntuan Berakhir, Proses Turun Rumah Jabatan Digelar Secara Adat

Kamis, 23 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Rinny Tamuntuan Meninggalkan Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe Usai Prosesi Adat (Foto : istimewa)

dr. Rinny Tamuntuan Meninggalkan Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe Usai Prosesi Adat (Foto : istimewa)

Sangihe-Pilarportal.com-Dengan berakhirnya masa jabatan sebagai Penjabat Bupati di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 22 Mei 2024, dr. Rinny Tamuntuan pun harus meninggalkan rumah jabatan Bupati Kepulauan Sangihe yang sudah ia tempati selama dua periode masa kepemimpinannya pada Selasa (21/05).

 

Proses turunnya Tamuntuan dari rumah jabatan digelar dengan prosesi adat, hingga menuju ke pelabuhan Nusantara Tahuna, serta ia juga mendapat penganugerahan nama adat ‘Wuweng Katunduang’ dari Dewan Adat Sangihe.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku Adat Sangihe Membacakan Kata-Kata Adat Untuk dr Rinny Tamuntuan (Foto : istimewa)

Tamuntuan sendiri dalam sambutannya menyampaikan terima kasih untuk setiap topangan dari semua pihak, baik dari DPRD, ASN bahkan masyarakat.

 

“Hal ini membuat saya bisa melewati dua tahun kepemimpinan dengan enjoy dan baik,” sebutnya.

Pelaku Adat Sangihe Membacakan Kata-Kata Adat Untuk dr Rinny Tamuntuan (Foto : istimewa)

Kendati demikian, pemimpin perempuan pertama di Tampungang Lawo tersebut mengaku belum bisa menyelesaikan apa yang menjadi harapan masyarakat.

 

“Sehingga terkait hal-hal yang belum terselesaikan, akan saya titipkan kepada pejabat Bupati yang baru,” ucapnya.

Pembacaan Kata – Kata Adat Dengan Alat Musik Tagonggong (Foto : istimewa)

Lebih lanjut ia memohon maaf jika selang dua tahun kepemimpinannya ada hal yang tidak berkenan bagi masyarakat.

BACA JUGA  Pemkab Sangihe Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke -115

 

“Memang agak sedikit berat meninggalkan Sangihe karna sudah mulai menyatu, namun karna keterbatasan waktu, maka saya harus kembali untuk tanggung jawab yang masih saya emban,” pungkasnya.

dr Rinny Tamuntuan Meninggalkan Rumah Jabatan Seusai Prosesi Adat (Foto : istimewa)

Sementara itu, wujud kecintaan masyarakat tergambar dalam proses mengantarkan dr. Rinny Tamuntuan. Ratusan masyarakat yang mengantarkan Kadis Sosial Provinsi Sulut itu meminta agar Tamuntuan dapat kembali memimpin Sangihe.

 

“Kami berharap Ibu Rinny bisa kembali lagi ke Sangihe untuk memimpin Daerah ini,” sebut mereka.

Berita Terkait

Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung
Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe
Pesan Pangdam Mirza untuk Prajurit Sangihe: Tentang Pengabdian, Disiplin, dan Harga Diri
Disambut Musik Bambu, Pangdam Bawa Misi Besar untuk Wilayah Perbatasan
PLN UP3 Tahuna dan Kejari Sangihe Salurkan Sembako untuk 44 Anak Yayasan Daruzzahra
PLN UP3 Tahuna Raih Penghargaan Penanggulangan TBC di Tempat Kerja dari Pemprov Sulut
Ramadan Penuh Berkah, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk 21 Keluarga di Tahuna
PLN UP3 Tahuna Terima Penghargaan SMK3 dari Kemenaker RI

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:35

Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung

Selasa, 14 April 2026 - 22:34

Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe

Selasa, 14 April 2026 - 22:23

Pesan Pangdam Mirza untuk Prajurit Sangihe: Tentang Pengabdian, Disiplin, dan Harga Diri

Selasa, 14 April 2026 - 22:16

Disambut Musik Bambu, Pangdam Bawa Misi Besar untuk Wilayah Perbatasan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:14

PLN UP3 Tahuna dan Kejari Sangihe Salurkan Sembako untuk 44 Anak Yayasan Daruzzahra

Berita Terbaru