Pelanggaran Lalu Lintas di Sulut Naik 170 Persen Dalam Sepekan Operasi Zebra Samrat 2025

Senin, 24 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pelanggaran lalu lintas di wilayah Sulawesi Utara selama pelaksanaan sepekan Operasi Zebra Samrat 2025 mengalami peningkatan signifikan.

Pilarportal.com, Manado — Pelanggaran lalu lintas di wilayah Sulawesi Utara selama pelaksanaan sepekan Operasi Zebra Samrat 2025 mengalami peningkatan signifikan.

Selama sepekan operasi berlangsung, terhitung sejak 17 hingga 23 November 2025, Polda Sulut dan jajaran menjaring 4.103 pelanggaran, jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, di Mapolda Sulut, Senin (24/11/2025).

“Terjadi kenaikan pelanggaran sebanyak 170 persen dari 1.516 pelanggaran di tahun 2024 menjadi 4.103 pelanggaran pada tahun 2025,” ujarnya.

Dari total pelanggaran tersebut, 3.045 pelanggar diberikan teguran, 183 dikenakan tilang manual, dan 875 melalui sistem ETLE statis.

Meski jumlah pelanggaran meningkat, kabar baiknya penindakan tilang manual justru turun hingga 227 persen dibanding tahun lalu, sementara pemberian teguran naik hingga 233 persen.

Kabid Humas menjelaskan, pelanggaran masih didominasi pengendara roda dua (R2) dan roda empat (R4).

Jenis pelanggaran pengendara roda dua yang paling banyak ditemukan yaitu:

  • Tidak menggunakan helm SNI

  • Berboncengan lebih dari satu orang

  • Melawan arus

  • Pengendara di bawah umur

Untuk kendaraan roda empat, pelanggaran terbanyak meliputi:

  • Tidak menggunakan sabuk keselamatan

  • Menggunakan ponsel saat berkendara

  • Pengendara di bawah umur

Selain pelanggaran administratif, Operasi Zebra Samrat juga mencatat 21 kasus kecelakaan lalu lintas selama sepekan pelaksanaan operasi. Dari jumlah tersebut, tercatat 1 korban meninggal dan 31 luka ringan.

Distribusi kasus kecelakaan paling banyak terjadi di:

  • Kota Manado: 10 kasus

  • Kota Tomohon: 4 kasus

  • Kota Bitung: 3 kasus

  • Kabupaten Minut, Minahasa, Mitra, Talaud: masing-masing 1 kasus

Kombes Pol Alamsyah berharap kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penegakan hukum, tetapi juga mendorong budaya tertib berlalu lintas.

“Selain penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat, baik langsung maupun melalui media massa dan media sosial. Harapannya operasi ini dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas,” tutupnya.

Berita Terkait

Menteri Pertanian Tinjau Kebun Kelapa di Manado, Pangdam Mirza Siap Dukung Ketahanan Pangan
Polri Siap Diterjunkan ke Arab Saudi, Perkuat Perlindungan Jemaah Haji Indonesia
Event Persit Bisa 2 Hadirkan UMKM Kreatif, Ketua Persit KCK Daerah XIII/Mdk Ajak Masyarakat Hadir
Kodaeral VIII Turun Tangan! Bersihkan Lokasi Kebakaran di Manado, Dirikan Posko Bantuan untuk Warga
Meski Aksi Buruh Diundur, Polda Sulut Tetap Kerahkan Pengamanan Maksimal
Ruilslag Jalan Nasional di Sulut Disorot, INAKOR Minta Transparansi dan Kejelasan Pemerintah
Aksi Nyata Brimob Polda Sulut! Jembatan Rusak di Minahasa Kini Kokoh, Akses Warga Kembali Lancar
Kecelakaan Maut Bekasi: 14 Tewas, Korlantas Gunakan Teknologi Canggih Ungkap Detik-Detik Tabrakan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:20 WITA

Menteri Pertanian Tinjau Kebun Kelapa di Manado, Pangdam Mirza Siap Dukung Ketahanan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:08 WITA

Polri Siap Diterjunkan ke Arab Saudi, Perkuat Perlindungan Jemaah Haji Indonesia

Kamis, 30 April 2026 - 12:16 WITA

Kodaeral VIII Turun Tangan! Bersihkan Lokasi Kebakaran di Manado, Dirikan Posko Bantuan untuk Warga

Kamis, 30 April 2026 - 09:44 WITA

Meski Aksi Buruh Diundur, Polda Sulut Tetap Kerahkan Pengamanan Maksimal

Kamis, 30 April 2026 - 08:42 WITA

Ruilslag Jalan Nasional di Sulut Disorot, INAKOR Minta Transparansi dan Kejelasan Pemerintah

Berita Terbaru

Exit mobile version