Targetkan Minahasa KLA, Dinas PPPA Gelar Penguatan Kerjasama Lintas Perangkat Daerah

Senin, 26 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarporta.com,Minahasa โ€“ Pemerintah Kabupaten Minahasa serius mewujudkan target sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) pada tahun 2025.

Dalam hal ini menggelar Kegiatan Penguatan Kerjasama Lintas Perangkat Daerah Untuk Mewujudkan Kabupaten Minahasa Layak Anak, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Minahasa.

kegiatan tersebut Komitmen ini diperkuat melalui kegiatan penguatan kerja sama lintas perangkat daerah serta stakeholder yang ada. Kegiatan dilaksanakan di Anos Cafe Tondano. Senin (26/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si. mewakili Bupati Minahasa.

Dalam sambutannya, Sekda Lynda Watania mengungkapkan optimisme besar terhadap target KLA 2025. โ€œAda banyak upaya yang telah kita laksanakan sejak tahun lalu.

Indikator yang harus dipenuhi Kabupaten Minahasa dalam penilaian KLA terus meningkat, dari awal tahun 250 menjadi lebih dari 700 saat ini,โ€ jelasnya.

Ia berharap angka ini dapat terus dipertahankan dengan melampirkan dokumen dan indikator kinerja yang telah ditentukan Kementerian. Penilaian KLA sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada 4 Juni mendatang.

Sekda juga menekankan bahwa pembangunan anak di Indonesia tidak bisa hanya diselesaikan oleh satu sektor.

Tentu semua sektor harus bergerak bersama-sama untuk membangun perlindungan terhadap anak secara berkelanjutan, termasuk melibatkan forum anak. Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk mewujudkan Kabupaten Minahasa sebagai Kabupaten Layak Anak,โ€ tegasnya.

Selain itu Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Minahasa, Josefien Kaurow, SP., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjadikan Minahasa sebagai KLA.

โ€œPersiapan telah kami lakukan secara menyeluruh, termasuk perencanaan implementasi secara hybrid demi memastikan partisipasi yang luas dan efektif dari seluruh perangkat daerah terkait,โ€ ungkap Josefien.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kebijakan dan program yang mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak di daerah telah berjalan efektif dan sesuai dengan standar KLA. VLH ini melibatkan pengecekan fisik di lapangan, seperti infrastruktur ramah anak, sarana dan prasarana, serta lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak.

Lanjut Josefien, saat proses verifikasi yang menggabungkan penilaian secara daring (virtual) dan di lapangan (secara langsung) untuk memastikan bahwa sebuah daerah layak disebut Kota Layak Anak (KLA).

Ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana kebijakan, program, dan infrastruktur yang mendukung hak dan perlindungan anak telah diterapkan dengan baik di lapangan, termasuk ketersediaan sarana dan prasarana ramah anak, serta lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak.

Ia menambahkan, mewujudkan KLA membutuhkan sinergi dan komitmen kuat dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

โ€œMelalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat koordinasi, menyatukan persepsi, dan merumuskan langkah-langkah konkret bersama dalam pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan khusus anak di Minahasa,โ€ lanjut Josefien.

Kegiatan tersebut dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati menjadi motivasi besar bagi DPPPA untuk terus bergerak maju.

Josefien menambahkan, tujuan dan maksud kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kepedulian stakeholder yang ada, dan elemen-elemen terkait dalam upaya mewujudkan pembangunan yang ramah terhadap pemenuhan hak, kebutuhan dan kepentingan terbaik bagi anak.

โ€œMari kita bersinergi dan berkolaborasi, ini merupakan tanggung jawab kita bersama, sehingga apa yang menjadi cita-cita kita bisa terwujud,โ€ pungkasnya.

ย 

Berita Terkait

Sekda Lynda Watania Dorong Penguatan SPI KPK Untuk Cegah Korupsi
DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026
Sertijab Kasatpol PP Minahasa: Lexie Korengkeng Gantikan Arnold Siby
Desa Leilem Tiga Kecamatan Sonder Bangun Paving Block 95 Meter dari Dana Desa 2026
Pemdes Kolongan Atas, Mantapkan Program Prioritas Desa Musdes RKPDes 2027 yang Partisipatif
Musdes Rembuk Stunting, Desa Kolongan Atas Bahas Pencegahan Stunting dan Penguatan Tata Kelola Desa
Minahasa Dukung Perkuat Budaya HAM, Bupati Robby Dondokambey Dorong Layanan Inklusif
7 CPNS Lapas Tondano Ikuti Pembaretan, Disiapkan Jadi PNS Berintegritas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:19

Sekda Lynda Watania Dorong Penguatan SPI KPK Untuk Cegah Korupsi

Senin, 14 September 2026 - 19:39

DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 - 11:54

Sertijab Kasatpol PP Minahasa: Lexie Korengkeng Gantikan Arnold Siby

Sabtu, 12 September 2026 - 07:03

Desa Leilem Tiga Kecamatan Sonder Bangun Paving Block 95 Meter dari Dana Desa 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 06:29

Pemdes Kolongan Atas, Mantapkan Program Prioritas Desa Musdes RKPDes 2027 yang Partisipatif

Berita Terbaru

Exit mobile version